Pimpinan Ormas Islam: Prabowo Siap Mundur dari Aliansi Trump dengan 1 Syarat

merahputih.com
5 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2).

Salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP).

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menegaskan, Presiden Prabowo menyatakan siap menarik Indonesia keluar dari Board of Peace jika organisasi tersebut tidak berpihak pada perjuangan rakyat Palestina.

Baca juga:

Presiden Prabowo Adakan Pertemuan Dengan Ormas Islam, Bahas Dewan Perdamaian

Cholil Nafis mengungkapkan adanya sikap skeptis dari kalangan ulama terhadap efektivitas BoP. Ia menegaskan, para ulama sepakat bahwa penjajahan harus dihapuskan, sebagaimana amanat konstitusi dan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Menurut Cholil, Presiden Prabowo merespons langsung kekhawatiran tersebut dalam pertemuan dengan ormas Islam.

“Beliau memberi respon, kami masuk di BoP itu bisa tidak ikut ketika tidak sesuai dengan rakyat Palestina. Kalau memang tidak bisa melakukan perubahan, beliau siap keluar dari BoP,” kata Cholil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).

Baca juga:

Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali

Cholil menambahkan, Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tidak akan segan mengambil sikap abstain maupun absen dalam setiap agenda Board of Peace yang dinilai tidak sejalan dengan nilai dan prinsip Indonesia.

“Kata Pak Presiden, ketika itu kebijakan kemudian ada langkah yang tidak sesuai, kami akan abstain dan absen. Kemudian ketika memang itu tidak cocok dan tidak bisa melakukan apa-apa, beliau siap keluar dari BoP itu,” ujarnya.

Ia menyebut pemerintah akan terlebih dahulu melihat perkembangan Board of Peace dalam beberapa waktu ke depan. Sikap abstain akan diambil terhadap setiap kebijakan yang tidak sejalan dengan konstitusi Indonesia dan perjuangan kemanusiaan.

“Pak Presiden sudah janji mau keluar. Jadi absen, abstain ketika kegiatan itu tidak sesuai dengan konstitusi kita, dan jika tidak berpengaruh maka akan keluar,” kata Cholil.

Baca juga:

Prabowo Temui Ormas Islam di Istana, Bahas Geopolitik hingga Board of Peace

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menambahkan, para pimpinan ormas Islam yang hadir tidak hanya menerima penjelasan Presiden, tetapi juga menaruh kepercayaan kepada Prabowo untuk melanjutkan perjuangan membantu rakyat Palestina melalui jalur strategis dan diplomasi internasional.

“Saya kira semua yang hadir memahami dan bisa menerima dan bahkan mempercayakan perjuangan untuk menolong Palestina melalui upaya-upaya strategis ini kepada Presiden,” ucap Yahya. (Knu)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
[FULL] Kata Tokoh Ormas Islam Usai Bertemu Prabowo di Istana, Bahas Indonesia Gabung Board of Peace
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Lionel Messi Dapat Tawaran dari Klub Liga Turki dengan Kluasul Kontrak Nyeleneh
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Transformasi Garuda Indonesia Dinilai Mampu Perkuat Fundamental Bisnis
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Indonesia Gandeng Slovakia untuk Penguatan Tata Kelola dan Keselamatan Nuklir
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.