tvOnenews.com - Masa depan Cristiano Ronaldo di Arab Saudi kini berada di persimpangan jalan.
Setelah aksi mogok bermain yang mengejutkan pada laga melawan Al Riyadh awal Februari 2026 lalu, spekulasi mengenai kepergian sang megabintang dari Al Nassr semakin menguat.
Laporan terbaru dari media Portugal, Record, mengindikasikan bahwa perpisahan antara Ronaldo dan klub berjuluk Fariz Najd tersebut bisa terjadi lebih cepat dari perkiraan semula, yakni pada Juni 2026 atau saat jendela transfer musim panas dibuka.
- Instagram/cristiano
"Menjelang ulang tahunnya yang ke-41, masa depan Cristiano Ronaldo mungkin berada di luar Arab Saudi," tulis Record dalam laporannya, dikutip Selasa (3/2/2026)
"Sang striker tidak bahagia di Al Nassr dan bisa meninggalkan klub tersebut pada bulan Juni," sambung laporan tersebut.
Meskipun Ronaldo telah menandatangani perpanjangan kontrak pada musim panas 2025 yang seharusnya mengikatnya hingga Juni 2027, situasi internal klub yang memanas mengubah segalanya.
Dilansir A Bola, Ronaldo disebut-sebut merasa sangat kecewa dengan kebijakan Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi yang ia nilai tidak memberikan dukungan investasi yang adil bagi Al Nassr.
Hal ini merujuk pada langkah agresif rival mereka, Al Hilal, yang mendatangkan pemain bintang seperti Karim Benzema, sementara Al Nassr dianggap pasif dalam memperkuat skuad dan hanya merekrut pemain muda asal Irak, Hayder Abdulkareem.
Peluang Ronaldo hengkang dari Al Nassr
- X/AlNassrFC
Menurut laporan dari Record, kontrak Ronaldo disebut memiliki klausul pelepasan senilai 50 juta euro atau sekitar Rp989,7 miliar.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa klub mana pun yang berminat bisa memboyong Ronaldo, tanpa perlu melewati proses negosiasi yang berbelit dengan pihak manajemen Al Nassr.
Di sisi lain, menilik dari laman Transfermarkt, diketahui nilai pasar Ronaldo saat ini adalah berkisar 12 juta euro atau Rp237 miliar.
Ketidakpuasan Ronaldo dipandang bukan sekadar masalah teknis, melainkan bentuk protes atas penurunan ambisi manajemen.


