Indri, Lembur Terbesar yang Dipercaya sebagai Leluhur Manusia

kumparan.com
19 jam lalu
Cover Berita

Di tengah hutan hujan timur Madagaskar, ada suara yang bisa membuat pendengar terdiam. Suara itu panjang, berlapis, dan berirama. Ia terdengar seperti nyanyian yang datang dari masa lalu. Sumbernya adalah indri, lemur terbesar yang masih hidup hingga hari ini. Masyarakat lokal menyebutnya babakoto. Dalam bahasa Malagasi, lembur berarti lemur. Indri adalah lembur terbesar, paling vokal, dan paling sarat makna kultural. Ia bukan sekadar satwa endemik. Ia dipercaya sebagai leluhur manusia. Kepercayaan ini membuat indri berada di persimpangan sains, mitologi, dan krisis konservasi.

Secara ilmiah, indri dikenal dengan nama Indri indri. Ia satu-satunya spesies dalam genus Indri. Klasifikasinya menegaskan keunikan evolusioner yang jarang dimiliki primata lain. Indri termasuk Kerajaan Animalia, Filum Chordata, Kelas Mammalia, Ordo Primata, dan Subordo Strepsirrhini. Posisi ini menempatkannya dekat dengan lemur lain, tetapi berbeda dalam ukuran, perilaku, dan vokalisasi. Panjang tubuh indri mencapai 64 hingga 72 sentimeter, dengan berat 6 sampai 9,5 kilogram. Tingginya saat berdiri bisa mendekati 120 sentimeter. Angka ini menjadikannya lemur terbesar di dunia yang masih hidup.

Habitat asli indri adalah hutan hujan dataran rendah dan perbukitan timur Madagaskar. Kawasan ini lembap, rapat, dan kaya vegetasi. Indri hidup di kanopi. Ia jarang turun ke tanah. Lingkungan ini membentuk tubuhnya yang tegak dan kakinya yang panjang. Kaki belakang indri sangat kuat. Ototnya dirancang untuk lompatan vertikal jauh. Para peneliti mencatat bahwa indri mampu melompat hingga sepuluh meter antarpohon.

Ciri fisik indri mudah dikenali bahkan oleh orang awam. Tubuhnya besar dan kekar. Bulunya tebal dengan pola hitam dan putih kontras. Kepalanya bulat dengan wajah relatif datar. Matanya kecil tetapi tajam. Telinganya bulat dan terbuka, menyerupai koala. Salah satu ciri paling mencolok adalah ekornya yang sangat pendek. Hampir semua lemur memiliki ekor panjang. Indri justru sebaliknya. Ekor pendek ini membuat siluet tubuhnya terlihat unik saat berdiri tegak di dahan.

Struktur kaki indri juga menarik. Jempol kakinya berlawanan arah dengan jari lain. Adaptasi ini memungkinkan cengkeraman kuat pada batang dan dahan. Telapak kaki dan tangan dilengkapi bantalan yang membantu stabilitas. Postur tubuh indri sering tampak tegak, seolah duduk bersandar. Posisi ini bukan kebetulan. Ia membantu keseimbangan saat meloncat dan mendarat. Dalam banyak foto lapangan, indri tampak seperti makhluk kontemplatif yang mengamati hutan dari ketinggian.

Indri menganut sistem monogami. Ia hidup dalam kelompok keluarga kecil beranggotakan tiga hingga lima individu. Struktur sosialnya bersifat matriarkal. Betina dominan memimpin kelompok dan menentukan arah pergerakan. Jantan berperan menjaga wilayah dari kelompok lain. Wilayah jelajah mereka relatif terbatas, sekitar 300 hingga 700 meter per hari. Pola ini mencerminkan strategi hidup hemat energi di hutan yang sumber pakannya tersebar.

Indri adalah herbivora murni. Makanannya didominasi daun muda, tetapi juga mencakup buah, biji, dan bunga. Sistem pencernaannya dirancang untuk mengolah serat tinggi. Aktivitas makan biasanya dilakukan pagi hari. Siang hingga sore digunakan untuk beristirahat. Pola harian ini berkaitan erat dengan kebiasaan vokalisasi. Nyanyian indri paling sering terdengar pada pagi hari. Waktu ini dianggap ideal untuk komunikasi jarak jauh antarkelompok.

Reproduksi indri tergolong lambat. Betina mencapai kematangan seksual sekitar usia dua hingga tiga tahun. Jantan baru matang pada usia tujuh hingga sembilan tahun. Musim kawin umumnya berlangsung Mei hingga Juni. Masa kehamilan sekitar empat sampai lima bulan. Induk biasanya hanya melahirkan satu anak setiap dua atau tiga tahun. Sepanjang hidupnya, seekor betina indri rata-rata hanya memiliki tiga anak.

Bayi yang baru lahir digendong di dada induknya. Setelah berusia sekitar lima bulan, anak berpindah ke punggung induk. Posisi ini dipertahankan hingga usia delapan bulan. Setelah itu, anak mulai bergerak mandiri tetapi tetap berada dekat induk. Proses pengasuhan berlangsung hingga usia dua tahun. Ikatan induk dan anak sangat kuat. Ikatan ini penting untuk transfer perilaku dan vokalisasi.

Keunikan indri adalah vokalisasinya. Suaranya keras, panjang, dan berlapis. Nyanyian indri bisa terdengar hingga empat kilometer di hutan lebat. Mereka bernyanyi secara berkelompok, sering kali sebagai duet atau koor keluarga. Vokalisasi ini digunakan untuk menandai wilayah, menjaga kohesi kelompok, dan berkomunikasi dengan kelompok lain. Banyak peneliti menyebutnya sebagai salah satu sistem komunikasi akustik paling kompleks di antara mamalia non-manusia.

Dalam artikel Current Biology berjudul The Rhythmic Structure of Indri Songs tahun 2019, Ravignani menunjukkan bahwa indri menggunakan ritme kategoris. Pola ritme ini meliputi rasio 1:1 dan 1:2. Pola tersebut juga umum ditemukan dalam musik manusia. Temuan ini mengejutkan karena manusia dan indri berpisah dari nenek moyang bersama sekitar 77 juta tahun lalu.

Dalam wawancara dengan The New York Times berjudul A Lemur That Sings Like Us tanggal 12 November 2019, Ravignani menjelaskan bahwa kemampuan ritmis indri menunjukkan adanya mekanisme kognitif mirip metronom. Otak indri mampu memprediksi interval suara berikutnya. Ini adalah kemampuan langka di dunia mamalia. Hingga kini, manusia dan indri adalah satu-satunya mamalia yang diketahui memiliki sistem ritme seperti ini. Fakta ini membuat indri sering disebut sebagai jendela evolusi musik manusia.

Di luar sains, indri hidup dalam dunia mitologi Malagasi. Nama babakoto memiliki banyak arti. Ada yang menafsirkannya sebagai kakek. Ada pula yang menyebutnya ayah kecil atau leluhur. Dalam berbagai legenda, manusia dan indri dipercaya berasal dari satu keluarga. Salah satu kisah menyebutkan bahwa indri adalah manusia yang memilih tinggal di hutan. Kisah lain menyebut indri sebagai nenek moyang yang ditinggalkan.

Kepercayaan tersebut melahirkan fady, atau tabu, untuk membunuh indri. Dalam banyak komunitas, indri tidak boleh diburu atau dimakan. Secara tidak langsung, budaya ini membantu konservasi.

Saat ini, status indri sangat mengkhawatirkan. IUCN menetapkannya sebagai Kritis. Indri juga masuk dalam CITES Apendiks I. Populasinya diperkirakan hanya tersisa antara 1.000 hingga 10.000 ekor. Habitatnya terus terfragmentasi oleh penebangan, pertanian, dan pembangunan jalan.

Daftar Pustaka

Wikipedia Indonesia. Indri. 2024.

https://id.wikipedia.org/wiki/Indri

Ravignani, Andrea et al. The Rhythmic Structure of Indri Songs. Current Biology, 2019.

https://www.cell.com/current-biology/fulltext/S0960-9822(19)31210-0

Yong, Ed. A Lemur That Sings Like Us. The New York Times, 12 November 2019.

https://www.nytimes.com/2019/11/12/science/lemur-music-indri.html

Pollock, J. I. The Song of the Indri. 1979.

https://www.jstor.org/stable/4537267


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Pemerintah Gandeng The Ocean Cleanup, Bersihkan Sampah 10 Sungai
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Korban Pesta Emas dan Perak, Industri Perhiasan Dunia Berdarah-Darah
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo Kembangkan Tenaga Nuklir hingga 7 Gigawatt, Investor Global Mulai Masuk
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
PKB Dukung Prabowo Presiden 2 Periode, Tapi Wapres Belum Dibahas
• 2 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.