Presiden Prabowo Subianto akan mengalokasikan US$120 juta atau sekitar Rp 2 triliun untuk konservasi Taman Nasional Way Kambas, di Lampung. Hal ini disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.
Taman Nasional Way Kambas dikenal sebagai pusat perlindungan satwa liar, terutama Gajah Sumatera. “Way Kambas di Lampung akan dibangkitkan kembali, diremajakan,” ujar Hashim dalam acara ESG Sustainability Forum 2026 yang digelar CNBC, di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pemerintah juga akan memperkuat penjagaan terhadap lebih dari 50 taman nasional yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah penjaga hutan atau forest rangers akan diperbanyak, dari saat ini hanya 5.000 personil menjadi 70.000 personil. Artinya akan ada tambahan 65 ribu personil.
Kebutuhan dana untuk program-program ini akan diambil dari APBN. Sedangkan realisasi program diserahkan kepada Kementerian Kehutanan.
“Ini berarti niat pemerintah untuk betul-betul menjaga lingkungan hidup dan melestarikan satwa liar kita akan terlaksana dan akan ditegakkan,” ujar Hashim.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2023, total luas kawasan konservasi di Indonesia mencapai 27,4 juta hektare, yang terdiri dari taman nasional, taman wisata alam, cagar alam, suaka margasatwa, dan taman hutan raya.
Dari total tersebut, sekitar 22,1 juta hektare adalah kawasan konservasi daratan, dan sisanya 5,3 juta hektare merupakan kawasan konservasi perairan.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381076/original/086032100_1760450533-gus_ipul.jpg)

