jakarta.jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan para pakar internasional, termasuk dari Gedung Putih, mempelajari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Prabowo, para pakar tersebut menilai Makan Bergizi Gratis merupakan investasi sosial dan ekonomi yang strategis.
BACA JUGA: Mensesneg Prasetyo Hadi Bantah Presiden Prabowo Bertemu Tokoh Oposisi
Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan MBG telah menghasilkan sekitar satu juta lapangan pekerjaan.
Prabowo mengatakan MBG bisa menciptakan 3-5 juta lapangan kerja jika cakupan mencapai target 82 juta penerima manfaat paling lambat Desember 2026.
BACA JUGA: Dukung Prabowo Bereskan BEI, Ketum GPA: Tangkap Semua Pihak yang Terlibat
Dia menjelaskan MBG merupakan bagian upaya besar mewujudkan swasembada pangan dan energi.
Selain itu, Prabowo menyebut Makan Bergizi Gratis mengubah aliran ekonomi agar lebih banyak berputar dari desa.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Janji Bangun 20 SMA Garuda untuk Lengkapi SMA Taruna Nusantara
“Kita harus mengubah aliran uang dari desa ke kota dan ke luar negeri. Kita harus hentikan antara lain dengan MBG,” kata Prabowo di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Prabowo mengatakan saat ini MBG sudah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat dalam kurun waktu satu tahun.
Menurut Prabowo Subianto, keberhasilan Makan Bergizi Gratis menepis keraguan banyak pihak.
“Banyak orang hebat meramalkan (MBG, red) pasti gagal, sekian ribu keracunan. Kita makan di restoran Jakarta saja ada keracunan,” ujar Prabowo. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil


