JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menjelaskan bahwa iuran sebesar 1 miliar dolar AS, atau setara Rp16,9 triliun, dialokasikan untuk keanggotaan dalam Dewan Perdamaian Dunia (Board of Peace).
Menurutnya, iuran tersebut dibutuhkan untuk mendukung agenda pembiayaan berskala besar bagi Gaza.
"Iuran itu memang dibutuhkan karena yang akan dilakukan adalah satu agenda pembiayaan besar-besaran untuk Gaza itu ya," ujar Gus Yahya usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa, 3 Februari 2026.
BACA JUGA:Waketum MUI: Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Bantu Palestina
BACA JUGA:Purbaya Sebut Iuran Dewan Perdamaian diambil dari Kemenhan
Ia menekankan bahwa iuran tersebut tidak bersifat administratif semata, melainkan ditujukan langsung untuk kepentingan kemanusiaan, yakni pembangunan Palestina dan pemulihan kehidupan masyarakat Gaza.
"Sehingga memang dibutuhkan semacam mobilisasi pembiayaan untuk itu, sehingga para partisipan yang ikut di dalam dewan itu juga diminta untuk beriuran. Itu sebagai iuran untuk, untuk Gaza, untuk pembangunan Palestina," tuturnya.
Lebih lanjut, Gus Yahya mengatakan seluruh tokoh organisasi masyarakat Islam, PBNU, hingga NU mendukung Indonesia bergabung dalam dewan perdamaian atau Board of Peace (BoP) usai mendapatkan penjelasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Ya (mendukung), setelah mendapatkan penjelasan mengenai pertimbangan-pertimbangan pada level kebijakan mengenai hal ini, karena untuk membuat pilihan kebijakan itu tentu kan ada realitas yang harus diperhatikan, ada yang harus dikalkulasi dan lain sebagainya," kata Gus Yahya.
Gus Yahya, mengatakan dalam pertemuan itu, Prabowo menjelaskan sejumlah hal yang menjadi pertimbangan Indonesia untuk bergabung ke dalam BoP.
BACA JUGA:Purbaya Gak Mau Ambil Pusing Soal Ucapan Immanuel Ebenezer, Diemin Ajalah!
BACA JUGA:Basarnas Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Pasirlangu
"Tadi Presiden menjelaskan secara ekstensif sekali hal-hal yang perlu dipertimbangkan itu, dan saya kira semua yang hadir memahami dan bisa menerima dan bahkan mempercayakan perjuangan untuk menolong Palestina melalui upaya-upaya strategis ini kepada Presiden," ujar dia.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471181/original/002594400_1768279992-20260113BL_Pengenalan_Pelatih_Baru_Timnas_Indonesia__John_Herdman_19.jpg)


