TABLOIDBINTANG.COM - Film drama romantis remaja, Ahlan Singapore yang dibintangi Rebecca Klopper dan Kiesha Alvaro tayang di bioskop mulai 5 Februari 2026.
Disutradara Indra Gunawan, Ahlan Singapore mempertemukan Rebecca dan Kiesha dalam cerita cinta yang tumbuh di tengah perjuangan pendidikan serta luka masa lalu.
Rebecca Klopper memerankan Aisyah, mahasiswi asal Indonesia yang merantau ke Singapura demi melanjutkan pendidikan.
Trauma masa kecil membuat Aisyah menutup diri dari urusan perasaan, hingga kehadiran senior kampus, Liam (Kiesha Alvato) perlahan mengubah pandangannya tentang cinta.
“Di film ini aku memerankan Aisyah, perempuan yang fokus pada pendidikan dan memilih melanjutkan sampai S2,” ungkap Rebecca Klopper di Gala Premier film Ahlan Singapore, XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/2).
Benih cinta mulai tumbuh ketika pertemuan demi pertemuan di Negeri Singa Putih menghadirkan harapan baru bagi Aisyah.
Namun konflik muncul saat sahabat masa kecilnya, yang diam-diam menyimpan perasaan, datang menyusul ke Singapura.
Aisyah pun harus dihadapkan pada pilihan rumit antara perasaan, masa depan, dan tanggung jawab keluarga.
Rebecca menegaskan bahwa Ahlan Singapore tak sekadar menyuguhkan kisah asmara.
Film ini juga menggali konflik keluarga yang kuat, terutama absennya sosok ayah dalam kehidupan Aisyah, yang membuatnya sebagai anak sulung memikul beban besar.
“Problem terbesarnya bukan soal laki-laki. Justru dilema keluarga yang paling berat buat Aisyah,” terang Rebecca Klopper.
Film hasil kolaborasi MD Pictures dan Singapore Tourism Board ini mengambil lokasi syuting langsung di Singapura.
Berbagai sudut ikonis hingga hidden gems kota tersebut ditampilkan, memberikan nuansa visual yang segar dan memanjakan mata.
“Singapura itu terasa straight, diverse, dan homey. Suasananya enggak jauh beda sama Jakarta,” beber Rebecca menggambarkan pengalamannya selama proses syuting.
Sementara itu, Kiesha Alvaro mengaku menghadapi tantangan tersendiri saat memerankan Liam. Putra musisi Pasha Ungu tersebut hanya memiliki waktu singkat untuk mempelajari logat Singlish atau English khas Singapura.
“Cuma dikasih waktu sekitar dua minggu buat belajar logatnya,” pungkas Kiesha.


