Jakarta, ERANASIONAL.COM — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyatakan bahwa gagasan gerakan gentengisasi yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto masih berada dalam tahap diskusi lintas kementerian.
Mensesneg Prasetyo juga berharap konsep gentengisasi dapat mulai berjalan pada tahun ini.
“Gagasan gentengisasi tidak bisa dilepaskan dari upaya pemerintah mendorong sektor pariwisata. Salah satu kunci utama pengembangan pariwisata adalah kebersamaan dan keindahan lingkungan,” ucap Mensesneg Prasetyo kepada wartawan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (03/02/2026).
Dia mengatakan ada beberapa hal menjadi atensi Presiden dalam hal kebersihan dan keindahan. Diantaranya, lanjut kata Mensesneg, penggunaan atapyang berbahan seng seperti itu Termasuk yang berikutnya misalnya berkenaan dengan masalah sampah
Prasetyo menjelaskan pelaksanaan gentengisasi masih dibahas oleh lintas kementerian. Ia mengungkap gagasan sudah beberapa kali dibahas dalam pertemuan informal sebelum disampaikan Prabowo secara terbuka.
“Pertama kalau berkenaan dengan teknis sedang didiskusikan dengan beberapa lintas bidang kementerian. Sebenarnya ini juga bukan baru kemarin di forum di Rakornas tersebut Bapak Presiden menyampaikan, karena dalam pertemuan-pertemuan informal ini sudah didiskusikan beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.
Prasetyo menyebut beberapa kementerian telah mendapat pengugasan, termasuk terkait teknologi produksi genteng dalam jumlah besar. Ia berharap pemerintah dapat mulai berjalan pada tahun ini.
“Ya kita harapannya seperti itu ya. Yang kemudian juga bicara skema mungkin kita juga berkeinginan karena ini bagian dari menggugah supaya semua pihak juga pada akhirnya ikut terlibat gitu,” paparnya.
Terkait pendanaan, Prasetyo mengungkap program ini tidak semata-mata akan bergantung pada anggaran pemerintah. Nantinya, seluruh sektor akan bahu-membahu menjalankan konsep gentengnisasi gagasan Prabowo ini.
“Mungkin perorangan-perorangan atau pihak-pihak swasta, jadi tidak sekedar kita misalnya nanti hanya menggantungkan dari APBN atau APBD gitu. Karena semangat kebersamaan dan keindahan, kebersihan itulah dia sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan ingin menggugah itu,” paparnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan konsep gentengisasi dalam Rakornas Taklimat Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Prabowo menyebut gentengisasi sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Ia menilai penggunaan atap seng yang mendominasi organisasi di Indonesia membuat lingkungan menjadi kurang ideal.
“Salah satu dalam rangka indah, saya lihat Saudara-saudara, semua kota, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng,” kata Prabowo.




