Greenland menyuarakan optimistis dan negosiasi yang setara dalam upayanya mempertahankan independensi, menyusul upaya aneksasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Reuters, Menteri Luar Negeri Greenland, Vivian Motzfeldt menyatakan optimisme bahwa pihaknya dapat menemukan titik temu dengan tetangganya itu melalui jalur diplomasi, tanpa mengorbankan kepentingan strategisnya.
Baca Juga: PM Greenland Masih Waspada Ancaman dari AS
“Kami menempuh solusi diplomatik melalui negosiasi. Saya berharap dan optimistis kami akan menemukan titik temu yang tetap menghormati garis merah kami,” kata Motzfeldt.
Amerika Serikat sendiri saat ini belum merelakan ambisinya dalam menguasai Greenland. Pulau Arktik itu sendiri sebelumnya menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama harus menghormati kedaulatan dan batasan politik yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Sampai Mau Direbut Trump, Alasan Greenland Jadi Sorotan Geopolitik Global
Motzfeldt menegaskan bahwa dialog tetap menjadi pilihan utamanya dalam menghadapi dinamika hubungan dengan Washington. Hal itu seiring upaya menjaga stabilitas dan kepentingan jangka panjang wilayah dari Artik.




