Pemerintah Australia Kembali Buka Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana 2027 bagi Warga Indonesia

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Australia resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran beasiswa pascasarjana Australia Awards untuk tahun akademik 2027. Program beasiswa bergengsi ini mulai menerima aplikasi pada 1 Februari dan akan ditutup pada 30 April 2026.

Beasiswa Australia Awards ditujukan bagi warga negara Indonesia yang ingin menempuh studi jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3) di berbagai universitas terkemuka di Australia. 

Program ini dirancang bukan hanya sebagai bantuan finansial pendidikan, tetapi juga sebagai instrumen pengembangan kepemimpinan dan penguatan hubungan bilateral antara kedua negara.

Baca juga : Australia dan Indonesia Dorong Pertumbuhan dan Inovasi di Bidang Olahraga

Manfaat Komprehensif dan Dukungan Akademik

Salah satu keunggulan utama Australia Awards adalah paket manfaatnya yang komprehensif. 

Sebelum memulai perkuliahan di Australia, para penerima beasiswa akan mendapatkan pembekalan intensif berupa persiapan akademis dan pelatihan bahasa Inggris di Indonesia.

Dukungan tidak berhenti di sana. Selama masa studi, para mahasiswa akan mendapatkan berbagai kesempatan pengembangan profesional dan peningkatan kapasitas. 

Baca juga : #AussieBanget University Roadshow Digelar di Universitas Padjadjaran

Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan akan secara otomatis bergabung dengan jaringan alumni Australia di Indonesia yang dikenal memiliki pengaruh besar di berbagai sektor strategis.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kerja sama jangka panjang di bidang pendidikan.

“Program Beasiswa Australia Awards mencerminkan komitmen jangka panjang Australia dalam kerja sama pendidikan dengan Indonesia,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier. 

“Selama lebih dari 70 tahun, beasiswa ini telah memperkuat hubungan antara masyarakat kita dan membekali para pemimpin masa depan Indonesia dengan pendidikan, keterampilan, dan jaringan global kelas dunia,” lanjutnya.

Fokus Inklusivitas dan Kriteria Seleksi

Australia Awards menekankan pada aspek pemerataan peluang. Program ini terbuka luas bagi seluruh warga Indonesia, dengan dorongan khusus bagi kelompok sasaran pemerataan. Hal ini mencakup pendaftar dari provinsi sasaran, perempuan dari kelompok rentan, serta penyandang disabilitas.

Dalam proses seleksi, para pendaftar akan dinilai berdasarkan empat pilar utama:

  1. Keterampilan dan pengalaman profesional.
  2. Karakter dan kompetensi akademis.
  3. Potensi kepemimpinan.
  4. Rencana kontribusi nyata terhadap organisasi dan komunitas asal mereka.
Sosialisasi dan Informasi Pendaftaran

Guna memastikan informasi tersampaikan secara merata, Pemerintah Indonesia dan Australia telah memulai rangkaian sesi sosialisasi di berbagai provinsi. 

Bagi calon pendaftar yang belum sempat hadir, sesi informasi daring tambahan akan dilaksanakan sepanjang bulan Februari hingga Maret 2026. Sesi ini diharapkan dapat membantu calon pelamar memahami prosedur teknis dan strategi pendaftaran.

Mengingat batas akhir pendaftaran yang jatuh pada 30 April 2026, calon pelamar diimbau untuk segera mempersiapkan berkas. Informasi detail mengenai kriteria dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi di www.australiaawardsindonesia.org. (Z-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Profil Ressa Rizky Rossano, Anak Kandung Denada yang Ternyata Sudah Pernah Menikah dan Memiliki Anak
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kombinasi Naturalisasi Baru dan Mesin Gol Persib Persija
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
KUHAP 2025 Beri Legitimasi PPNS Sebagai Penyidik Sah
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Istri Jenderal Hoegeng Dimakamkan Secara Kedinasan Polri
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Netanyahu Tegaskan Palestina Tak Akan Jadi Bagian Pemerintahan Gaza
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.