Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan perundingan dengan para pejabat Iran masih dijadwalkan untuk pekan ini, setelah jet tempur siluman AS menembak jatuh drone Teheran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di perairan Laut Arab.
Kepastian tetap digelarnya perundingan AS-Iran yang dijadwalkan pada pekan ini, seperti dilansir AFP, Rabu (4/2/2026), disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, saat berbicara kepada wartawan pada Selasa (3/2) waktu setempat.
"Saya baru saja berbicara dengan utusan khusus (Steve) Witkoff, dan perundingan ini hingga saat ini masih dijadwalkan," tegas Leavitt dalam pernyataannya.
Dia menambahkan bahwa perundingan antara Washington dan Teheran akan berlangsung pada "akhir pekan ini".
"Presiden (Donald) Trump selalu ingin mengutamakan diplomasi terlebih dahulu, tetapi jelas dibutuhkan kerja sama kedua pihak," kata Leavitt.
Menurut seorang sumber yang memahami rencana perundingan itu, pertemuan antara Witkoff, yang secara resmi menjabat sebagai Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah dan ditunjuk oleh Trump sebagai negosiator konflik global, dengan para pejabat Iran "kemungkinan" akan berlangsung di Turki.
Perundingan itu dijadwalkan akan digelar di Istanbul pada Jumat (6/2) mendatang. Laporan terbaru Reuters, yang mengutip seorang sumber regional, menyebut Iran meminta perubahan lokasi perundingan menjadi di Oman, bukan Turki. Belum ada tanggapan AS terkait hal ini.
(nvc/ita)




