JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di NTT.
Siswa tersebut bunuh diri karena tak mampu membeli peralatan sekolah. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Sosial memastikan validasi data keluarga penerima manfaat bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Mensos menegaskan bahwa kejadian ini menjadi alarm bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk kembali memperkuat pendampingan dan pemutakhiran data kemiskinan ekstrem.
“Tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka. yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama, ya tentu bersama pemerintah daerah. kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita, ya kita harapkan tidak ada yang tidak terdata,” ujar Gus Ipul
Video Editor: Novaltri Sarelpa
_______
Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
_____
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Theo-Reza
Sumber : Kompas TV
- mensos
- anak ntt
- ntt
- bunuh diri
- gus ipul




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492252/original/090097900_1770135106-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_22.59.38__1_.jpeg)