Grid.ID - Kronologi anak tertimpa pembatas masjid di Semarang baru-baru ini ramai jadi perbincangan. Pasalnya kejadian tersebut sempat terekam kamera CCTV di dalam masjid.
Bahkan video kejadian itu sempat viral di media sosial dan membuat netizen geram dengan aksi dari pelaku. Usut punya usut, kronologi anak tertimpa pembatas masjid terjadi di sebuah masjid di wilayah Semarang, Jawa Tengah pada 26 Januari 2026 lalu.
Namun mendadak videonya mencuat dan jadi viral belakangan. Salah satunya yakni yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah. Dimana kejadian bermula saat korban datang ke masjid bersama sang kakek.
Setelahnya, dalam video yang terekam CCTV tampak jemaah perempuan dewasa dan satu lagi yang bertubuh lebih pendek tampak berdiri di saf perempuan. Namun sedikit berjarak dari jemaah lain dan malah mengarah di dekat pembatas masjid.
Tak tahu apa yang kedua pelaku lakukan, tetapi kedua perempuan tampak seperti sedang bercanda. Hingga perempuan yang bertubuh pendek seperti mendorongkan tubuhnya ke perempuan yang lebih tinggi.
Alhasil, hal itu membuat pembatas masjid di sebelah kanan kedua pelaku langsung ambruk. Dan nahasnya, saat momen itu terjadi, bocah kecil yang berjalan ke arah sana langsung tertimpa pembatas masjid.
Sang bocah bahkan tampak langsung tergeletak tatkala pembatas masjid itu ambruk tepat saat dirinya melintas dan menindih tubuh kecilnya. Tak berselang lama, para laki-laki di masjid yang sedang tidak salat langsung mencoba membantu korban.
Yakni dengan mengangkat pembatas besi yang sedari tadi menimpa sang bocah. Sedangkan kedua pelaku tampak panik namun bukan langsung menolong, melainkan mendekat ke arah saf perempuan lain seolah-olah bertindak sedang mengerjakan salat.
Sang bocah juga tampak tak sadarkan diri kemudian langsung digendong oleh orang dewasa yang berusaha menolongnya. Bahkan kejadian itu, netizen auto geram dengan tingkah pelaku yang bercanda di masjid hingga membahayakan orang lain.
Di sisi lain, orang tua korban tak dipungkiri mengaku sempat sempat terpukul melihat video anaknya jatuh berulang kali muncul di media sosial.
Kendati demikian ibu dari bocah itu berterima kasih kepada netizen yang mengirim doa untuk kesembuhan anaknya.
"Gais maaf ini bukannya aku marah karena rame video anakku, cuma aku ga sanggup liat anakku kejatuhan kayak gitu, aku sakit hati lihatnya, ibu mana yg tega liat anaknya kayak gitu, btw makasih banyak doanya ya," ujar ibu korban dikutip Grid.ID dari TribunJakarta.com, Rabu (4/2/2026).
Sementara itu, terkait kronologi anak tertimpa pembatas masjid, ibu korban juga mengatakan pihak keluarga pelaku yang terlibat dalam insiden itu sudah datang meminta maaf serta bertanggung jawab.
"Keluarga yang bersangkutan juga sudah datang minta maaf dan bertanggung jawab atas ini," imbuhnya.
Meski begitu, tak dipungkiri bahwa korban sempat mengalami pendarahan otak. Namun kondisinya masih terselamatkan dan tidak sampai menjalani prosedur operasi.
"Kalau boleh tolong dijelaskan juga, jika anak saya sudah melalui tahapan pemeriksaan seperti CT scan. Memang ada pendarahan di otak, tapi kata dokter tidak perlu dioperasi karena masih bisa dihentikan dengan obat-obatan," kata orang tua korban dikutip dari Instagram @vatharany.
Ibu korban juga mengatakan sang anak yang berusia 3 tahun 8 bulan saat ini sudah bisa kembali beraktivitas meski masih dalam masa pemulihan. (*)
Artikel Asli



