tvOnenews.com - Nama Jeffrey Epstein belakangan ini menjadi sorotan dunia setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat akhirnya merilis arsip miliknya sebanyak 3 juta halaman, 180.000 gambar dan 2.000 video dengan nama Epstein File.
Epstein Files merujuk pada ribuan hingga jutaan dokumen hukum, catatan penyelidikan, kesaksian korban, arsip penerbangan, email, hingga berkas internal yang berkaitan dengan kasus kejahatan seksual dan perdagangan manusia yang dilakukan Jeffrey Epstein.
Beberapa skandal terbesar yang membuat Epstein Files jadi sorotan dunia karena Eksploitasi Seksual Anak di Bawah Umur, Hubungan Epstein dengan Tokoh Elite Dunia, hingga dugaan perlakuan istimewa oleh Aparat Hukum.
Lantas, siapa sebenarnya Jeffrey Epstein? Berikut ulasan singkat mengenai sosok pelaku kejahatan ini.
Jeffrey Epstein merupakan seorang miliarder asal Amerika Serikat yang lahir di Brooklyn, New York, pada 20 Januari 1953.
Ia lahir dari pasangan Seymour Epstein dan Pauline Epstein dan besar di keluarga Yahudi kelas menengah. Keluarganya bukan berasal dari keluarga kaya atau berpengaruh.
Epstein mengawali karirnya sebagai seorang pengajar matematika dan fisika di sekolah swasta Dalton School pada pertengahan 1970-an.
Dirinya pernah belajar fisika dan matematika di sebuah universitas, sayangnya ia tidak pernah lulus.
Kemudian, Epstein dikenal sebagai pengelola dana dan investor dengan jaringan klien kelas atas, walaupun begitu sumber kekayaannya masih dipertanyakan.
- The Guardian
Di masa tahun 1980 hingga 1990-an, perlahan ia dikenal sebagai seorang miliarder dengan sejumlah properti mewah di berbagai lokasi strategis.
Tak hanya itu, ia juga memiliki pulau pribadi di Kepulauan Virgin AS yang disebut Little Saint James atau dijuluki media sebagai ‘Pulau Pedofil’.
Jeffrey mulai dikenal publik setelah dituding melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.
Namun, kasus predator seks itu hanya dijatuhi hukuman ringan dari kesepakatan dengan jaksa yang menimbulkan kontroversial.
Akibatnya, Epstein terhindar dari tuntutan yang lebih berat.
Kasus Jeffrey Epstein kembali heboh pada tahun 2019 dimana ia ditangkap oleh otoritas federal AS atas tuduhan perdagangan seks dan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/1984/original/dino-pati-130912a.jpg)
