TABLOIDBINTANG.COM - Menjaga kadar gula darah ternyata tak selalu harus rumit. Sejumlah kebiasaan sederhana yang dilakukan setelah makan terbukti membantu mengontrol lonjakan gula darah, menjaga energi tetap stabil, sekaligus mendukung kesehatan metabolisme jangka panjang.
Tak hanya penting bagi penderita diabetes, pola ini juga bermanfaat untuk siapa saja yang ingin hidup lebih sehat.
Lonjakan gula darah yang tidak terkontrol dapat memicu rasa lemas, cepat lapar, hingga meningkatkan risiko peradangan kronis.
Karena itu, para ahli gizi menyarankan beberapa langkah ringan namun efektif yang bisa langsung diterapkan setelah makan, seperti dirangkum dari Eating Well.
1. Jalan Kaki Singkat Setelah Makan
Aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki selama 10 menit, dinilai sangat efektif membantu tubuh mengelola glukosa.
Pendidik diabetes, Amy Kimberlain, menjelaskan bahwa bergerak setelah makan membantu tubuh segera menggunakan glukosa sebagai energi, sehingga tidak menumpuk di aliran darah.
Tak perlu olahraga berat. Jalan santai di sekitar rumah, membersihkan meja makan, atau mencuci piring sudah cukup membantu.
Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan, jalan kaki singkat setelah makan memberikan manfaat serupa dengan berjalan selama 30 menit, terutama dalam menurunkan kadar gula darah.
2. Biasakan Minum Air Putih
Minum air putih setelah makan juga berperan penting dalam menjaga kestabilan gula darah. Air membantu ginjal membuang kelebihan glukosa melalui urin dan menjaga volume darah tetap normal.
Meski tidak bekerja secepat aktivitas fisik, kebiasaan minum air putih dinilai sebagai pendukung penting untuk menjaga konsentrasi gula darah agar tidak melonjak drastis.
Para ahli menyarankan menghindari minuman manis atau berkafein setelah makan.
3. Tutup Makan dengan Buah atau Serat
Alih-alih makanan manis tinggi gula, menambahkan buah kaya serat sebagai pencuci mulut justru lebih ramah bagi gula darah.
Buah beri atau camilan tinggi serat seperti puding biji chia membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dalam tubuh.
Bagi yang tidak menyukai rasa manis, makanan fermentasi seperti kimchi juga bisa menjadi pilihan.
Selain membantu pencernaan, makanan fermentasi dikenal dapat mendukung metabolisme glukosa dan mengurangi peradangan.
Dengan menerapkan tiga kebiasaan sederhana ini secara konsisten, tubuh dapat mengelola gula darah dengan lebih baik. Kuncinya bukan perubahan besar, melainkan langkah kecil yang dilakukan rutin setiap hari.



