PMPP TNI Tunjukkan Kesiapan Peacekeeper Indonesia Jinakan Peledak di Hadapan Delegasi PBB

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bogor: Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) menggelar Demonstrasi Explosive Hazard Awareness Training–Improvised Explosive Device (EHAT–IED) di Sentul, Bogor, sebagai bagian dari kunjungan delegasi United Nations Mine Action Service (UNMAS) pada 2–6 Februari 2026.

Demonstrasi ini menampilkan kesiapan peacekeeper Indonesia dalam menghadapi ancaman ranjau, bahan peledak sisa perang (UXO), serta bom rakitan (IED) yang kerap menjadi risiko serius di wilayah konflik tempat pasukan PBB bertugas.

Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Iwan Bambang Setiawan menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian dunia merupakan komitmen jangka panjang bangsa.

“Indonesia berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia melalui kebijakan politik, bantuan kemanusiaan, serta keterlibatan langsung dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Brigjen Bambang, dikutip dari keterangan UNIC.



Ia menambahkan bahwa kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia tidak bersifat simbolis, melainkan diwujudkan melalui keterlibatan nyata lebih dari 50 ribu personel TNI yang telah diterjunkan ke berbagai misi PBB di berbagai belahan dunia sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap keamanan dan stabilitas global.

Dalam konteks ancaman bahan peledak di daerah misi, PMPP TNI terus memperkuat kapasitas personel melalui pelatihan khusus seperti EHAT–IED.

“Penguatan kemampuan mitigasi ancaman ranjau, bahan peledak sisa perang, dan bom rakitan merupakan bagian penting dari komitmen kami untuk melindungi personel perdamaian sekaligus menjaga keamanan masyarakat di wilayah misi,” imbuhnya.

Delegasi UNMAS yang dipimpin oleh Raymond Kemei selaku Team Leader dan David Markus Fritschi sebagai Training Officer menyaksikan langsung berbagai simulasi penanganan ancaman, mulai dari identifikasi bahan peledak menggunakan anjing pelacak (K-9), evakuasi dengan robot, proses disposal, hingga prosedur keselamatan di area misi.

Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama antara PMPP TNI dan UNMAS, khususnya dalam pengembangan pelatihan penanganan ranjau dan IED, guna meningkatkan kesiapan peacekeeper Indonesia dalam menjalankan mandat perdamaian dunia.

Kegiatan turut dihadiri perwakilan Mabes TNI, Kementerian Luar Negeri, instruktur dan pelatih PMPP TNI, delegasi UNMAS, serta perwakilan UNIC Indonesia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jeffrey Epstein Pernah Danai Coinbase di Tahun Awal Bursa Kripto Berdiri
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Carabao International Open Diharapkan Genjot Perkembangan Biliar Indonesia
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Indonesia Juara Umum Thailand Masters 2026, Sabet 4 Gelar
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Layanan Private Trip kian Populer Seiring Minat Wisatawan Indonesia ke Korea Selatan
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pria Mabuk di Bintaro Ngamuk Stop Kendaraan, Berakhir Diciduk Polisi
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.