Sebuah truk bermuatan bahan bangunan seberat 10 ton terjun ke laut saat proses bongkar muatan dari ferry Permata Lestari di Pelabuhan Penyeberangan Sofifi, Rabu (4/2) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIT di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Berdasarkan rekaman video warga yang beredar, terlihat detik-detik saat truk keluar dari kepala ferry menuju dermaga.
Namun, di tengah perjalanan, kabel baja ramp door yang berfungsi sebagai pintu sekaligus jembatan penghubung antara kapal dan dermaga tiba-tiba putus, menyebabkan truk jatuh ke laut.
“Kejadian ini murni karena ramp door tidak mampu menahan beban truk seberat 10 ton. Saat berada di tengah, ramp door patah, sehingga truk terjun ke laut,” kata Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Maluku Utara Nasrin A. Djabar, dikutip Kamis (5/2).
Beruntung, tidak ada korban dalam insiden itu. Pengemudi truk berhasil menyelamatkan diri.
“Hanya kerugian materil, berupa truk beserta muatannya,” kata Nasrin.
Ia menegaskan, kronologi kejadian sudah tercatat dalam berita acara resmi PT ALP. Pihak kapal bersama petugas pelabuhan dan warga setempat sempat berupaya mengangkat truk dari dasar laut.
Sementara itu, sebagian muatan bahan bangunan dilaporkan hanyut terbawa arus laut. Insiden ini menjadi perhatian serius terkait pentingnya standar keselamatan ramp door serta prosedur bongkar muat di pelabuhan guna mencegah kejadian serupa terulang.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5339847/original/062104900_1757131723-timnas_5.jpg)

