China mengajak adanya penguatan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat (AS). Presiden China, Xi Jinping menyampaikan hal tersebut melalup telepon kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dikutip dari Xinhua, Xi menyebut hubungan antara dua negara besar itu ibarat sebuah kapal raksasa yang harus diarahkan dengan hati-hati agar tetap melaju ke depan meski menghadapi angin dan badai. Ia berharap kedua negara dapat mencapai lebih banyak hal besar dan bermanfaat bagi dunia.
Baca Juga: Bocorkan Rahasia AI Google ke China, Eks Karyawan Terancam 175 Tahun Penjara
Xi menegaskan dirinya memberikan perhatian besar terhadap hubungan China–AS. Ia mengatakan selama setahun terakhir, ia dan sesama presiden menjaga komunikasi yang baik dan telah menggelar pertemuan yang sukses.
“China selalu konsisten antara perkataan dan tindakan,” kata Xi.
Ia menambahkan bahwa jika kedua pihak bergerak searah dengan prinsip kesetaraan, saling menghormati dan saling menguntungkan, maka berbagai kekhawatiran dapat diatasi bersama.
Xi juga menyoroti agenda penting kedua negara pada tahun ini. China akan memulai Rencana Pembangunan Lima Tahun ke-15. Sementara Amerika Serikat akan memperingati 250 Tahun Merdeka.
Ia menyerukan agar kedua negara mematuhi kesepahaman yang telah dicapai, meningkatkan dialog dan komunikasi, mengelola perbedaan dengan baik serta memperluas kerja sama praktis.
“Melakukan hal baik, sekecil apa pun, selalu benar. Melakukan hal buruk, sekecil apa pun, selalu salah,” ujar Xi.
Baca Juga: Pengumuman Trump Jadi Biang Kerok Anjloknya Harga Emas
Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan secara bertahap agar kedua negara dapat menemukan cara yang tepat untuk hidup berdampingan dan menjadikan tahun ini sebagai tahun kemajuan menuju saling menghormati, hidup berdampingan secara damai dan kerja sama yang saling menguntungkan.





