Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal menilai keputusan Prabowo bergabung Board of Peace sangat realistis.
  • Indonesia menjaga solidaritas negara Islam untuk mengimbangi pengaruh Israel di BoP.
  • Pemerintah tetap memegang opsi keluar jika kebijakan BoP merugikan kepentingan nasional.

Suara.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki pendekatan yang realistis dalam memutuskan keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP). Hal itu disampaikan Dino usai menghadiri pertemuan antara Presiden dengan tokoh politik luar negeri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dino mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara terbuka dengan diskusi dua arah yang mendalam.

“Banyak dibahas mengenai risiko, opsi, 'ranjau', hingga skenario-skenario yang bisa membahayakan Indonesia ke depan. Semua itu ditampung dan direspons langsung oleh Presiden,” ujar Dino.

Menurutnya, bergabungnya Indonesia ke dalam BoP adalah langkah pragmatis. Sebab, saat ini BoP merupakan satu-satunya opsi diplomatik yang tersedia di meja internasional sebagai solusi untuk menghentikan gencatan senjata, meski pelanggaran oleh pihak Israel masih terus terjadi.

Sadar Akan Risiko Tinggi

Dino menyebut Prabowo sangat menyadari risiko besar di dalam BoP, terutama pengaruh kuat Israel terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun, Presiden meyakini Indonesia mampu mengimbangi tekanan tersebut dengan menjaga kekompakan bersama negara-negara Islam.

“Beliau yakin kita bisa mengimbangi karena kita menjaga solidaritas dengan negara-negara seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Yordania. Jadi, Presiden cukup realistis melihat risiko yang ada,” jelas Dino.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]

Ia menekankan bahwa Indonesia bergabung dengan penuh kehati-hatian. Prabowo berulang kali menegaskan bahwa Indonesia tidak akan ragu untuk menarik diri jika di kemudian hari BoP terbukti bertentangan dengan prinsip konstitusi dan kepentingan nasional.

“Penegasan untuk memegang opsi keluar ini sangat kami apresiasi,” tambahnya.

Baca Juga: Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza

Eksperimen Menuju Palestina Merdeka

Dino mengingatkan bahwa BoP bukanlah "obat ajaib", melainkan sebuah eksperimen diplomatik yang memiliki risiko kegagalan tinggi karena berbagai faktor lapangan dan politik global. Namun, eksperimen ini penting dilakukan karena tidak ada jalur lain yang tersedia saat ini (the only game in town).

Mengenai sikap pribadinya, Dino mendukung langkah pemerintah selama risiko dipahami sepenuhnya dan opsi keluar tetap dipegang erat. Baginya, syarat terpenting dari diplomasi ini adalah tercapainya tujuan akhir, yakni solusi dua negara dan kemerdekaan Palestina.

“Kita harus berpolitik, berdiplomasi, dan realistis. Jalan masih panjang, kita doakan tujuan utama yaitu two-state solution atau Palestina merdeka bisa tercapai,” pungkas Dino.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
ESDM Perluas Akses Listrik di Wilayah 3T
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Belum Hafal Doa Qunut, Apakah Boleh Diganti Rabbana Atina Fiddunya saat Shalat Subuh?
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Tangkap Ratusan Orang dan Blokir Akun Medsos Pemicu Tawuran
• 17 jam laluokezone.com
thumb
5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga
• 22 jam lalutheasianparent.com
thumb
Sambut POJK 35/2025, BRI Finance Terapkan Pembiayaan DP 0% Berbasis Manajemen Risiko
• 52 menit lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.