MADIUN (Realita) - Lantunan sholawat yang mengalun dari pengeras suara terdengar sejak pagi hari di SDN Krokeh, Kecamatan Sawah, Kabupaten Madiun.
Suasana religius tersebut menjadi penanda dimulainya aktivitas sekolah sekaligus menyambut kedatangan para siswa.
Setelah bel masuk dibunyikan, seluruh siswa berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti kegiatan sholawat pagi bersama.
Dengan berbaris rapi dan didampingi para guru serta tenaga kependidikan, siswa mengikuti pembiasaan bersholawat yang dilaksanakan setiap hari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, sekaligus membangun kesiapan mental dan emosional siswa sebelum memulai kegiatan belajar di kelas.
Kepala SDN Krokeh, Sri Kustini, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan sholawat pagi merupakan strategi sekolah dalam membangun karakter siswa secara menyeluruh.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas, tetapi harus ditanamkan melalui pembiasaan nyata yang dilakukan secara konsisten.
“Bersholawat adalah wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, kegiatan ini juga melatih ketenangan hati, kedisiplinan, dan sikap tertib anak-anak sejak pagi hari,” jelasnya, Kamis (5/2/2026).
Ia berharap, dengan mengawali hari melalui sholawat, peserta didik dapat memulai aktivitas belajar dengan suasana batin yang damai dan penuh kesiapan.
Karakter positif yang tumbuh di sekolah pun diharapkan dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
Menariknya, kegiatan sholawat pagi ini dipimpin secara bergiliran oleh guru dan siswa. Pola tersebut memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar tampil di depan umum, melatih rasa percaya diri, tanggung jawab, serta keberanian dalam memimpin.
Setelah sholawat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pembacaan Asmaul Husna, sebelum siswa memasuki ruang kelas masing-masing dengan tertib.
Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam SDN Krokeh, Putri Findah Aidamas, S.Pd.I., menambahkan bahwa pembiasaan bersholawat memberikan dampak positif yang nyata terhadap sikap dan perilaku siswa. Selain menciptakan suasana sekolah yang lebih kondusif, kegiatan ini juga membentuk hubungan yang harmonis antarwarga sekolah.
“Anak-anak menjadi lebih tenang, lebih sopan dalam berbicara, serta lebih menghargai guru dan teman. Bahkan, siswa yang sebelumnya kurang percaya diri kini mulai berani memimpin sholawat di depan teman-temannya. Ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat memberikan hasil luar biasa jika dilakukan secara konsisten,” tuturnya.
Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Riva Jezilya, salah satu siswa kelas V, mengaku senang mengikuti kegiatan sholawat setiap pagi. Menurutnya, sholawat bersama membuat suasana sekolah terasa lebih menyenangkan.
“Saya jadi hafal banyak sholawat. Kalau bersholawat bersama teman-teman dan guru rasanya lebih tenang dan semangat belajar. Sekolah jadi lebih menyenangkan,” tandasnya.
Melalui kegiatan sholawat pagi, SDN Krokeh secara sadar dan terencana menanamkan berbagai nilai karakter utama, seperti religius, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, gotong royong, toleransi, serta sikap saling menghormati. Pembiasaan ini juga mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.yw
Editor : Redaksi





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493336/original/078171600_1770203262-20260204AA_Semifinal_Pial_Asia_Futsal-04.jpg)