TNI Angkatan Darat (TNI AD) mempercepat proses renovasi gedung sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir di sejumlah wilayah Aceh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memulihkan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal bagi para siswa terdampak bencana.
Saat ini, percepatan renovasi difokuskan pada dua sekolah dasar, yakni SD Negeri 1 Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, serta SD Negeri 19 Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
Renovasi tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan TNI AD dari Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kodim 0103/Aceh Utara, serta didukung personel dari Yonzipur. Para prajurit terlibat langsung dalam perbaikan ruang kelas, atap bangunan, serta fasilitas penunjang lainnya secara gotong royong.
Baca juga: Menteri PU: 1.200 Huntara Aceh-Sumatra Rampung Pertengahan Februari
Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran, menegaskan bahwa renovasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, agar sekolah-sekolah yang terdampak banjir dapat segera difungsikan kembali.
“Renovasi ini bukan hanya membersihkan lumpur sisa banjir, tetapi mengaktifkan kembali sekolah seperti sediakala. Ruang kelas telah dicat ulang, dan bangku serta meja yang sebelumnya rusak kini dibuat baru dari bahan kayu yang tersedia,” ujar Ali Imran.
Selain perbaikan fisik bangunan, TNI AD juga menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah bagi para siswa untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
Seluruh proses renovasi ditargetkan rampung sebelum 11 Februari dan direncanakan akan diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pemulihan sektor pendidikan pascabencana alam di wilayah Aceh.


