Cegah Kasus Anak SD di NTT Terulang, Istana Minta Kepala Desa Aktif Data Penerima Bansos

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta kepala desa untuk aktif memantau serta mengawasi kondisi kelompok masyarakat rentan, terutama warga yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Menurut Prasetyo, langkah proaktif di tingkat desa dan kelurahan akan membantu pemerintah pusat mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memastikan kehadiran negara bagi masyarakat kurang mampu.

“Kepala desa atau kepala dusun yang terus-menerus melakukan monitoring, dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk, atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah,” ujar Prasetyo, Kamis, 5 Februari 2026.

BACA JUGA:Terima Audiensi MTCI, Wapres Gibran Dorong Kurikulum Robotik Masuk SLB dan Pesantren

BACA JUGA:Cara Daftar Mudik Gratis 2026 di Pedamateng, Klik Link pedamateng.peghubung.jatengprov.go.id

Ia berharap, pemantauan aktif tersebut juga dapat mencegah terulangnya peristiwa-peristiwa memprihatinkan, seperti yang baru-baru ini terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya seorang bocah SD berusia 8 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat bunuh diri, lantaran orang tuanya tak mampu membelikan buku tulis dan pulpen.

“Kami memastikan, kalaupun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan, terutama yang paling bawah, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” imbuh Prasetyo.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan yang selama ini dijalankan.

BACA JUGA:Link dan Cara Daftar Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Gelombang I, Dibuka Hari ini Pukul 19.30 WIB

BACA JUGA:IHSG Naik ke 8.146, Saham Basic Materials dan Finansial Jadi Penggerak

“Ini bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh gitu. Masalah pendataan, masalah laporan, termasuk kepedulian sosial kita,” tutupnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
• 19 jam lalusuara.com
thumb
[FULL] Bupati Ngada dan Psikolog Anak Soal Kasus Siswa SD di Ngada Diduga Bunuh Diri | SAPA MALAM
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Diplomasi Digital Indonesia Raih Penghargaan, PTRI Jenewa Jadi Juara Geneva Engage Awards
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Pisah Rumah, Inara Rusli Siap Jika Insanul Fahmi & Wardatina Mawa Rujuk
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Didier Deschamps bela Kylian Mbappe dari cap pemain egois
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.