Pramono Target Transjakarta Punya 10.000 Bus Listrik pada 2029

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menargetkan Jakarta memiliki 10.000 bus listrik Transjakarta pada tahun 2029. 

Hal ini merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan transportasi publik yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

Baca Juga :
Pramono Siapkan 20 Bus Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta
Pramono Bakal Sikat Spanduk Parpol Lewati Tenggat Waktu: Nggak Lihat Partai ABCD

“Target saya di tahun 2029, 10.000 bus Jakarta itu sudah bus electric,” ucap Pramono kepada wartawan di kawasan Jakarta Utara, Kamis, 5 Februari 2026.

Pramono menyadari jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta melonjak. Terlebih setelah pihaknya menggratiskan biaya transportasi umum untuk 15 golongan penumpang.

“Orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat. Karena apa? 15 golongan kami gratiskan. Itulah yang menyebabkan kemudian orang sekarang, naik transportasi umum itu menjadi habit baru,” tutur dia.

Sementara itu, dalam waktu dekat ini Pramono juga menyiapkan 20 unit bus untuk rute baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

“Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20 unit. Dengan demikian, setiap 5, maksimum 10 menit itu selalu ada,” ungkapnya.

Selain itu, dia mengatakan sampai dengan saat ini, belum ada keputusan terkait kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek.

Untuk Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta, diberlakukan tarif normal, yakni Rp2.000 sebelum pukul 07.00 WIB dan Rp3.500 di atas pukul 07.00 WIB.

Pramono meyakini rute baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno Hatta banyak diminati masyarakat karena efisien dari segi ongkos maupun waktu perjalanan.

“Pasti orang akan menggunakan itu. Gimana dari Soekarno Hatta sampai Blok M cuma bayar Rp3.500, mobilnya bagus. Siapa yang nggak mau? Pasti mau,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan waktu perjalanan akan lebih cepat dibandingkan dengan moda transportasi lain menuju bandara, karena Transjabodetabek nantinya menggunakan jalur khusus.

Dengan demikian, kata dia, kehadiran Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta secara signifikan akan mengurangi kemacetan di Jakarta maupun di kawasan Banten.

Baca Juga :
Dukung 'Gentengisasi', Pramono Larang Rumah-Rusun Baru di Jakarta Pakai Seng
Ramai di Medsos Polisi Setop Transjakarta, Begini Dalih Polda Metro
Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan, Tarif Rp 3.500

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,25 Persen
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Tragedi Anak SD di Ngada NTT: Ironi Anggaran Pendidikan dan Cermin Kemiskinan Struktural
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Bocah SD NTT Gantung Diri, Kepala BKKBN Serukan Rakyat Peduli Tetangga dan Pahami 8 Fungsi Keluarga
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Buku dan Pulpen yang Tak Terjangkau, Relevansi Sekolah Rakyat Dipertanyakan
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Inter Milan vs Torino, Ange-Yoan Bonny dan Andy Diouf Cetak Gol, Nerrazurri ke Semifinal Coppa Italia
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.