Menperin: Ekspor Jadi Penopang Industri Otomotif di Tengah Melemahnya Pasar Domestik

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di tengah tekanan signifikan pada penjualan otomotif nasional sepanjang 2025, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri. Ekspor menjadi penopang utama industri otomotif.

“Di tengah melemahnya pasar domestik, kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri otomotif,” kata Agus pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga
  • Tak Takut Ancaman AS, Iran Bangun Pangkalan Rudal Bawah Tanah Baru
  • BPS Ungkap Andil Makan Bergizi Gratis pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional
  • Roblox Terapkan Klasifikasi Usia IGRS untuk Pengguna di Indonesia

Saat penjualan wholesales turun 7,2 persen dan penjualan ritel melemah 6,3 persen, Menperin mengungkapkan ekspor kendaraan utuh (completely built up/CBU) produksi lokal mencatat pertumbuhan solid sebesar 9,7 persen, dari 472 ribu unit pada 2024 menjadi 518 ribu unit pada 2025.

“Kinerja ini menunjukkan bahwa produk-produk otomotif kita memiliki daya saing dan nilai kompetitif yang tinggi sehingga dapat diterima di pasar global,” ujar Menperin.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain menegaskan daya saing produk otomotif Indonesia di pasar global, baik dari sisi kualitas produk maupun strategi pemasaran, Agus menyampaikan peningkatan ekspor juga mencerminkan keberhasilan diplomasi industri yang terus didorong pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan penambahan kuota ekspor serta perluasan negara tujuan ke berbagai pasar internasional.

Kinerja positif ekspor tersebut menjadi kontras di tengah kontraksi pasar domestik, sekaligus menunjukkan orientasi global sebagai kunci ketahanan industri otomotif nasional.

Pemerintah menilai penguatan ekspor bukan hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi strategis bagi pertumbuhan industri otomotif yang berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, konsistensi pertumbuhan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) selama tiga tahun berturut-turut, dengan rata-rata nilai transaksi tumbuh 23 persen per tahun, diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem industri otomotif nasional.

Agus berharap penyelenggaraan IIMS 2026 dapat menjadi salah satu katalis percepatan pemulihan industri, sekaligus ruang strategis kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan untuk memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan serta memperkuat posisi Indonesia di pasar otomotif global.

“Selain memperkuat pemulihan industri, IIMS diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan,” tambahnya.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jaecoo Indonesia Klaim Pemesanan J5 EV Tembus 12.000 Unit Sejak Peluncuran
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
6 Produk Kecantikan yang Rilis Januari 2026
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Skandal Epstein Seret Nama Putri Beatrice dan Putri Eugenie
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs, Polda Metro Fokus Lengkapi Pemeriksaan Saksi
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Ronaldo Sudah Ikut Latihan, Fix Gabung Skuad Al Nassr untuk Menjamu Al Riyadh 7 Februari 2026?
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.