Jakarta, tvOnenews.com - Cristiano Ronaldo dikabarkan sedang mempertimbangkan masa depannya bersama Al-Nassr. Megabintang asal Portugal itu bahkan dilaporkan siap meninggalkan klub jika tidak mendapatkan kepastian terkait arah kebijakan dan ambisi tim ke depan.
Ketidakhadiran Ronaldo dalam laga Al-Nassr kontra Al-Riyadh pada Senin disebut bukan tanpa alasan. Ia menolak tampil sebagai bentuk kekecewaan terhadap Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF), yang dinilai kurang agresif dalam memperkuat skuad pada bursa transfer terbaru.
Situasi tersebut semakin memanaskan emosi sang pemain ketika melihat aktivitas rival utama mereka, Al-Hilal. Klub pesaing itu berhasil mengamankan tanda tangan Karim Benzema sebagai rekrutan kelima, menambah kekuatan tim yang kini hanya terpaut satu poin di klasemen.
Sebaliknya, Al-Nassr dianggap tidak menunjukkan langkah signifikan untuk meningkatkan daya saing. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran Ronaldo terhadap peluang timnya dalam perebutan gelar musim ini.
Menurut laporan ESPN, Ronaldo bahkan siap memboikot pertandingan liga untuk kedua kalinya secara beruntun. Keputusan itu disebut akan tetap ia lakukan hingga ada jaminan konkret dari PIF mengenai perubahan dalam pengelolaan klub.
Pembicaraan antara kedua pihak masih terus berlangsung hingga kini. Namun, Ronaldo dilaporkan telah menegaskan bahwa ia akan mengajukan permintaan hengkang pada Juni mendatang apabila janji yang diharapkan tidak kunjung terealisasi.
Meski tetap produktif dalam urusan mencetak gol, pemain berusia 40 tahun tersebut belum mampu membawa Al-Nassr meraih trofi liga. Hal inilah yang diyakini menjadi salah satu sumber frustrasi utamanya, terlebih ia datang ke Timur Tengah dengan target besar untuk meraih gelar.
Al-Nassr sendiri merupakan salah satu klub yang berada di bawah kepemilikan PIF. Menariknya, Al-Hilal justru tidak termasuk dalam struktur kepemilikan tersebut, tetapi mampu bergerak lebih aktif di pasar transfer.
Secara komposisi tim, Ronaldo sebenarnya tidak kekurangan dukungan. Ia bermain bersama sejumlah nama besar seperti Sadio Mane, Joao Felix, dan Kingsley Coman, namun tetap berharap manajemen menghadirkan tambahan kualitas agar tim mampu bersaing secara konsisten.



