Warga Sidomulyo Protes Jalan Rusak Bertahun-tahun, Dengan Menanam Pohon Pisang 

realita.co
5 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita) - Warga Lingkungan RT 03, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, melakukan aksi penanaman pohon pisang di badan jalan kabupaten yang rusak parah, Kamis (5/2/2026). 

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas kondisi jalan yang dikeluhkan warga karena tidak kunjung diperbaiki meskipun telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun. Ada disejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Lubang-lubang besar membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sulit melintas terutama saat musim hujan karena genangan air menutupi kondisi jalan.

Baca juga: Menyoroti OTT KPK Wali Kota Madiun, GERTAK Tegaskan Pentingnya Penguatan Fungsi Pengawasan DPRD

Warga setempat, WS, mengatakan bahwa jalan tersebut sudah lama rusak dan belum pernah mendapatkan perbaikan yang berarti. Padahal, sebelumnya sempat ada informasi bahwa pemerintah akan melakukan perbaikan.

“Jalan ini rusak sudah lama, bertahun-tahun. Dulu pernah disampaikan mau diperbaiki, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi,” ujar WS.

Menurutnya, kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Penanaman pohon pisang dilakukan sebagai simbol protes sekaligus penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.

Baca juga: KPK Amankan Rp 350 Juta dari STIKES BHM, Pemkot Madiun Klaim Tak Terkait CSR

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, menyampaikan bahwa kondisi jalan di Desa Sidomulyo masih dalam tahap pendataan oleh tim Bidang Bina Marga.

“Masih didata oleh saya dan teman-teman di Bina Marga,” ujar Bobby saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Baca juga: Pasca OTT KPK, Balai Kota Madiun Lengang; Wawali dan Sekda Tak Berada di Tempat

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Madiun belum memberikan kepastian terkait jadwal maupun rencana teknis perbaikan jalan rusak tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar akses jalan kembali layak digunakan dan tidak terus menimbulkan keresahan di masyarakat.

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hukum kemarin, OTT KPK hingga Arief Hidayat purnabakti
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Kumpulkan Mantan Menlu dan Pegiat Diplomasi di Istana, Prabowo Presiden Tegaskan Arah Politik Luar Negeri
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gelar Konser Westlife, Folago (IRSX) Raup Pendapatan Puluhan Miliar Rupiah
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
BPS Banten: Ekonomi Banten Tahun 2025 Tumbuh 5,37 Persen
• 7 jam laludetik.com
thumb
Dolar AS Menguat, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.842
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.