tvOnenews.com - Manchester United tampil impresif musim ini, mampu menaklukkan tim-tim papan atas Liga Inggris, termasuk Manchester City, Arsenal, dan Liverpool.
Klub yang sempat diprediksi kesulitan, terutama setelah pemecatan Ruben Amorim, kini menemukan kestabilan di bawah kepemimpinan Michael Carrick sebagai pelatih interim.
Carrick sebelumnya merupakan bagian dari tim pelatih Ole Gunnar Solskjaer dan Jose Mourinho, meskipun pengalaman utamanya sebagai pelatih kepala hanya bersama Middlesbrough.
- instagram manutd
Selama menukangi Middlesbrough, Carrick memenangkan 16 dari 23 pertandingan pertamanya dan membawa tim itu ke semifinal playoff Championship musim 2022-23. Namun, dua musim berikutnya tidak berjalan mulus, dengan Middlesbrough finis di peringkat kedelapan (2023-24) dan kesepuluh (2024-25), hingga akhirnya ia dipecat.
Di Manchester United, Michael Carrick sukses mengangkat performa tim dan membawa Setan Merah meraih kemenangan beruntun.
Klub menang 2-0 atas Manchester City dan 3-2 atas Arsenal serta Fulham, membawa mereka menempati empat besar klasemen Liga Inggris.
Bahkan dalam perbincangan soal Setan Merah memiliki peluang mendapat slot Liga Champions musim depan.
Melihat performa ini, pembawa acara talkSPORT, Alex Crook, dan mantan striker Gabby Agbonlahor berdebat mengenai siapa yang akan finis di belakang Arsenal antara Manchester United dan Aston Villa.
Agbonlahor meyakini bahwa Setan Merah berpeluang besar menempati posisi kedua, terutama jika mereka berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur pada laga 7 Februari 2026. Ia menjelaskan:
“Jika mereka mengalahkan Spurs, dan Manchester City kalah dari Liverpool, selisih tiga poin antara kedua tim. Jadi saya akan memahami sudut pandang Crook, performa bagus yang mereka tunjukkan di bawah kepemimpinan Carrick. Mereka punya peluang besar untuk masuk dua besar.” tuturnya dilansir dari talkSport
Agbonlahor juga menyoroti Chelsea, yang menurutnya akan kesulitan bersaing di posisi teratas karena strategi memainkan lima pemain di lini belakang untuk sisa musim ini.
Sementara itu, Alex Crook, chief football correspondent di talkSPORT sekaligus penulis dan penyiar berpengalaman lebih dari 20 tahun, terus menganalisis peluang dan strategi tim-tim papan atas Liga Inggris. (ind)



