Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Karawang
Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah 3, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas kesehatan dan kecerdasan santri melalui pemenuhan gizi yang memadai.
Peresmian unit SPPG ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pembacaan doa Al-Fatihah oleh Menteri Agama. Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi santri yang unggul dan berdaya saing.
“Dengan diresmikannya SPPG ini, kami berharap para santri memperoleh asupan gizi yang berkualitas. Mereka adalah calon penerus bangsa, sehingga kesehatan fisik dan kecerdasan mereka harus dijaga sejak dari apa yang dikonsumsi di pesantren,”kata Menag Nasaruddin dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 Februari 2026.
Selain meresmikan unit pelayanan gizi, Menag juga menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis senilai Rp75 juta kepada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asshiddiqiyyah Karawang. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren.
Menurut Menag, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin pesantren mandiri secara kelembagaan dan mampu menjadi penggerak ekonomi bagi lingkungan sekitarnya melalui program-program yang produktif dan berdampak nyata,” jelasnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah 3 Karawang, Gus Hasan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian Agama. Ia menilai peresmian SPPG dan pemberian bantuan stimulan merupakan amanah besar yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama dan seluruh jajaran. Ini merupakan kepercayaan dan amanah yang besar, semoga membawa keberkahan serta manfaat bagi para santri dan keluarga besar pesantren,”ungkap Gus Hasan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama turut didampingi Staf Khusus Menag Ismail Cawidu dan Gugun Gumilar, Direktur Pondok Pesantren Kemenag Basnang Said, Wakil Bupati Karawang Maslani, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karawang Sopian, serta sejumlah pejabat Kementerian Agama dan pengurus Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah Karawang.
Editor: Redaktur TVRINews





