Transjabodetabek Rute Blok M- Bandara Soetta Ditargetkan Angkut 2.000 Penumpang per Hari

merahputih.com
4 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengangkut 2.000 penumpang per hari.

Nantinya, kata Pramono, akan ada 20 bus yang disiapkan untuk melayani perjalanan Transjabodetabek Blok M- Bandara Soetta. Jumlah angkutan akan ditambah seiring dengan ridershipnya.

"Biasanya rute baru kita buka 20 unit. Kalau kemudian respon publiknya besar, tentunya kita tambah. Karena untuk perhitungan awal, minimum penumpang yang akan menggunakan itu kurang lebih 1.950 sampai 2.000 per hari," kata Pramono di Jakarta, Kamis (5/2).

Pramono memastikan, layanan Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta memiliki titik pemberhentian di depan terminal bandara. Lalu, tak seperti layanan Transjakarta SH1 yang hanya berhenti di perkantoran Soetta.

Baca juga:

Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran 2026

"Jadi nanti di Soekarno-Hatta sendiri ada tiga terminal yang akan diberhentikan. Terminal 1A, 1B, dan Terminal 3. Nanti akan ada kerja sama antara Transjakarta dengan Angkasa Pura," ucapnya.

Sementara itu, Pramono memutuskan untuk menunda rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute baru tersebut.

Mulanya, Pramono ingin layanan Transjabodetabek Blok M-Bandara resmi meluncur pada pekan kedua Februari 2026. Namun, pelaksanaannya diundur beberapa pekan ke depan.

"Saya sudah meminta untuk sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah harus dibuka. Jadi mudah-mudahan apakah di minggu keempat bulan Februari ini atau di awal bulan Maret, nanti akan kami buka," tutur dia.

Baca juga:

TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Segini Tarifnya

Pramono mengakui, Pemprov DKI masih harus membangun dan mempersiapkan halte-halte yang melayani rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta, khususnya yang berada di wilayah Kota Tangerang, Banten, untuk menuju bandara.

"Perlu diperbaiki, dibangun halte-halte baru. Terutama halte yang sebenarnya di luar wilayah Jakarta. Problemnya kan itu. Termasuk yang, misalnya (seperti rute Transjabodetabek) yang ke Bogor, ke Sawangan, Depok, kan belum dibangun haltenya," ungkap Pramono.

Menurut Pramono, tak elok jika layanan Transjabodetabek ke bandara internasional yang akan dibuka tersebut hanya difasilitasi bus stop, alih-alih penyediaan halte.

Baca juga:

Pramono: Rute Transjabodetabek Blok M - Bandara Soetta Gunakan Halte Permanen

Sebab, banyak warga negara asing (WNA) yang berpotensi menggunakan layanan angkutan umum tersebut.

"Yang untuk ke Soekarno Hatta, karena apa pun ini kan wajahnya Jakarta, wajahnya Indonesia. Pasti nanti warga negara asing juga akan menggunakan ini. Maka, wajahnya juga harus wajah yang bagus," pungkasnya. (Asp)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Predator Seksual Ditangkap di Jaksel, Pelaku Diarak Massa hingga Dibogem
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Tidak Mendadak, Juda Agung Ungkap Alasan Mundur dari Bank Indonesia
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Terungkap! Ini Alasan Bandung Zoo Disegel usai Izin Dicabut Kemenhut
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Libur Imlek 2026 Sajikan Long Weekend Empat Hari, Yuk Catat Jadwalnya
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Dino Patti Djalal Sebut Prabowo Buka Opsi RI Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza
• 16 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.