Bicara Masa Depan Dunia di Forum Zayed 2026, Megawati Minta Generasi Penerus Dilindungi dari Ancaman AI

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Usai mengikuti rangkaian agenda Zayed Award 2026, Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menyampaikan harapan soal dunia yang lebih baik.

Harapan tersebut disampaikan Megawati, setelah menghadiri diskusi meja bundar Zayed Award for Human Fraternity Roundtable 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Kamis (5/2/2026) waktu setempat.

Advertisement

BACA JUGA: Megawati Hadiri Zayed Award Roundtable 2026, Bertemu Banyak Tokoh Dunia

Megawati menekankan pentingnya pergerakan kolektif yang lebih masif untuk menjamin masa depan generasi penerus.

Menurutnya, desain masa depan dunia harus mulai dirancang secara serius sejak saat ini.

"Dan saya sangat merasa dan saya mengatakan bahwa seharusnya kita lebih baik, lebih banyak bergerak untuk masa depan anak-anak kita. Sudah mulai harus dirancang dari saat sekarang ini," ujar Megawati dalam keterangan diterima.

Dalam diskusi global tersebut, Megawati mengungkapkan bahwa salah satu topik yang paling menonjol adalah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Megawati mengakui manfaat teknologi tersebut, namun ia juga menyuarakan kekhawatiran mendalam jika AI dibiarkan tanpa payung hukum yang melindungi kemanusiaan.

"Bagus, tetapi yang sangat dikhawatirkan kalau tidak ada sebuah perlindungan yang nyata, tentunya artinya itu harus melalui masalah hukum, maka takutnya itu malah bisa menjadi merusak," tegasnya.

Megawati memberikan contoh konkret mengenai bahaya manipulasi digital, di mana teknologi kini mampu merekayasa visual dan suara seseorang (deepfake) dengan sangat mudah.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai siapa yang harus bertanggung jawab jika terjadi penyalahgunaan.

"Sebagai contoh, kan umpamanya siapa yang akan bertanggung jawab kalau ada sebuah... sekarang gampang sekali artificial kan? Jadi ternyata dipikir ada orang A itu yang berbicara padahal tidak," jelas Megawati.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IHSG Naik ke 8.146, Saham Basic Materials dan Finansial Jadi Penggerak
• 15 jam laludisway.id
thumb
Kebanyakan Garam dan Sering Scrolling Handphone Sebelum Tidur Bisa Merusak Jantung, Kok Bisa?
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Inara Rusli Sempat Larang Anak Laki-lakinya Salat Jumat dengan Virgoun
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Mata Anak Belekan setelah Batuk dan Demam Tinggi, Apakah Tanda Bahaya?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
• 8 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.