Bursa Asia melemah pada Kamis (5/2). Ia tertekan oleh volatilitas tajam pada saham teknologi global yang membebani sentimen investor di tengah kekhawatiran meningkatnya disrupsi akibat perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI).
Berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Indeks Saham Jepang menjadi sorotan dalam perdagangan kali ini:
- Hang Seng (Hong Kong): Naik 0,14% ke 26.885,24
- CSI 300 (China): Turun 0,60% ke 4.670,42
- Shanghai Composite (China): Turun 0,64% ke 4.075,92
- Nikkei 225 (Jepang): Turun 0,88% ke 53.818,04
- Topix (Jepang): Turun 0,09% ke 3.652,41
- Kospi (Korea Selatan): Turun 3,86% ke 5.163,57
- Kosdaq (Korea Selatan): Turun 3,57% ke 1.108,41
Pelemahan tersebut menyusul pekan yang bergejolak bagi saham teknologi dan semikonduktor, seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa kemajuan akal imitasi yang cepat dapat mengganggu model bisnis yang ada dan menekan margin keuntungan perusahaan secara global.
Kekhawatiran terkait dampak akal imitasi ini mendorong investor untuk melakukan aksi ambil untung setelah reli kuat dalam beberapa bulan terakhir, seperti yang terjadi dalam indeks saham di China dan Korea Selatan.
Di Jepang, saham-saham sektor teknologi turut terdampak sentimen negatif global. Namun, penurunan indeks berhasil dibatasi oleh kenaikan tajam pada sejumlah saham individual seperti Panasonic dan Renesas Electronics.
Saham Panasonic melonjak setelah perusahaan melaporkan kinerja keuangan yang solid disertai proyeksi yang optimistis. Sementara Renesas Electronics juga menguat setelah perusahaan semikonduktor tersebut mengumumkan penjualan bisnis timing-nya kepada SiTime.
Baca Juga: Lagi! Erwin Ciputra Lanjut Borong 1,4 Juta Saham CDIA
Meski demikian, investor secara umum tetap berhati-hati, dengan fokus pasar tertuju pada dampak jangka panjang perkembangan AI terhadap sektor teknologi global dan valuasi saham-saham terkait.





