tvOnenews.com - Keputusan Ajax Amsterdam untuk merekrut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menuai sorotan dari Belanda.
Salah satu pundit sepak bola negeri kincir angin, Cristian Willaert, secara terbuka mengaku heran dengan langkah raksasa Eredivisie tersebut.
Seperti yang diketahjui, Maarten Paes yang kini berusia 27 tahun dikabarkan resmi berseragam Ajax Amsterdam.
- Instagram @maartenpaes
Eks Kiper FC Dallas itu sudah menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2029, sebagai bagian dari rencana perombakan sektor penjaga gawang Ajax.
Ajax memang tengah mencari tambahan kekuatan di bawah mistar, namun perekrutan Paes dinilai cukup mengejutkan.
Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, nama Paes tidak tampil reguler bersama FC Dallas di Major League Soccer (MLS).
- FC Dallas
Meski begitu, pengalaman internasional Paes bersama Timnas Indonesia dianggap menjadi nilai plus tersendiri. Faktor inilah yang diyakini membuat Ajax tertarik mendatangkannya ke Amsterdam.
Namun, Cristian Willaert menilai eks kiper FC Utrecht tersebut tidak akan diplot sebagai kiper utama. Ia bahkan menyebut Paes kemungkinan besar hanya berperan sebagai pelapis.
“Tidak diharapkan Paes akan menjadi kiper pilihan utama,” ujar Willaert, dikutip dari ESPN NL.
Menurut Willaert, langkah Ajax ini tergolong di luar dugaan jika melihat kondisi Paes yang minim menit bermain dalam beberapa bulan terakhir.
- Instagram @maartenpaes
Di sisi lain, Ajax memang diprediksi bakal melakukan regenerasi besar-besaran di posisi penjaga gawang pada akhir musim. Situasi ini membuat klub harus menyiapkan sejumlah opsi baru.
Salah satu faktor utama adalah kemungkinan hengkangnya Vítězslav Jaroš. Kiper asal Republik Ceko itu dipastikan akan meninggalkan Ajax setelah masa peminjamannya berakhir.
Ajax saat ini hanya meminjam Jaroš dari Liverpool tanpa opsi pembelian permanen.
“Ajax meminjamkannya dari Liverpool selama satu tahun dan belum menegosiasikan opsi pembelian,” jelasnya.
Tak hanya itu, kiper senior Remko Pasveer juga akan memasuki musim terakhirnya bersama Ajax.
“Ini juga musim terakhir Remko Pasveer,” tambah Willaert.



