Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 4,2 guncang Pacitan dan terasa kuat hingga wilayah Yogyakarta.
  • Sebanyak tujuh warga Bantul terluka serta empat bangunan mengalami kerusakan fisik.
  • BMKG mencatat 19 kali gempa susulan pascainsiden utama hingga Jumat pagi.

Suara.com - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB. Guncangan gempa tersebut dilaporkan terasa cukup kuat hingga ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa terletak di laut pada koordinat 8,99° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan parameter terbaru, gempa ini memiliki magnitudo 4,2 dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Dampak gempa mulai terdata di wilayah Bantul, DIY. Berdasarkan Laporan Situasi (SITREP) dari Pusdalops PB BPBD Bantul hingga pukul 03.45 WIB, tercatat empat titik lokasi mengalami dampak kerusakan. Kerusakan fisik bangunan meliputi tiga unit rumah dan satu tempat ibadah yang tersebar di Kapanewon Imogiri, Jetis, Pundong, dan Kasihan.

Selain kerusakan materiil, gempa ini juga mengakibatkan jatuhnya korban luka.

"Terdapat tujuh orang korban luka," tulis laporan tersebut sebagaimana dikutip pada Jumat (6/2/2026).

Ketujuh korban yang mengalami luka-luka telah mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, tiga orang dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, tiga orang di RSUD Panembahan Senopati, dan satu orang lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Koordinator Tim Observasi Stasiun Geofisika BMKG DIY, Budiarta, menambahkan bahwa aktivitas seismik terus terpantau pascagempa utama. Hingga pagi hari pukul 06.58 WIB, instrumen BMKG telah merekam sebanyak 19 kali gempa susulan.

"Tercatat 19 kali gempa susulan dengan rentang magnitudo antara 1,9 hingga 4,0," ujar Budiarta.

Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan terkait dampak gempa secara menyeluruh. Seluruh data kerusakan dan jumlah korban yang tercatat saat ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: 11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Badai Leonardo Hantam Spanyol dan Portugal, Satu Orang Tewas
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kensuke Takahashi Sebut Indonesia Punya Segalanya untuk Juara Piala Asia Futsal 2026
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bangkitkan Harapan di 2026, MUI Jawa Timur Turun Langsung Bantu Anak Kurang Beruntung
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Profil Kapten Timnas Futsal Indonesia Ardiansyah Nur: Dari Makassar Taklukkan Samurai, Sempat Terhalang Restu Orang Tua
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Selama Ini Disembunyikan, Foto Lawas Denada Liburan Bareng Ressa Rosano di Luar Negeri Bocor
• 21 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.