Jakarta, tvOnenews.com - Pendiri Microsoft Bill Gates berani muncul setelah Epstein Files mengguncang dunia internasional. Dalam rilis Departemen Kehakiman AS (DOJ), dokumen tersebut mengungkap jaringan elit dunia yang berhubungan dengan mendiang Jeffrey Epstein.
Ironisnya, Epstein Files memperlihatkan betapa kejamnya Jeffrey Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual anak. Nama Bill Gates tertuduh lantaran namanya tercatut dalam dokumen tersebut.
Bill Gates menyangkal tuduhan tersebut melalui saluran televisi Australia, 9News. Ia curiga Jeffrey Epstein mencatutkan dirinya di email tahun 2013, untuk memeras dan mencemarkan nama baiknya.
Gates menegaskan, email yang bocor tersebut diduga hanya untuk kebutuhan pribadi Epstein. Dokumen itu tidak pernah menjadi korespondensi resmi.
"Rupanya Jeffrey menulis email kepada dirinya sendiri. Email itu tidak pernah dikirim. Email itu palsu," ujar Bill Gates dikutip tvOnenews.com dari Guardian, Jumat (6/2/2026).
Bill Gates Menyesal Berhubungan dengan Jeffrey Epstein- Antara
Lebih lanjut, Pendiri Microsoft itu merasa heran kenapa Epstein mencatutkan namanya. Pasalnya, publik menyoroti Gates diduga menyembunyikan sesuatu setelah tertular penyakit seksual (PMS).
Hal ini menyangkut bahwa Gates dituduh menular penyakit seksual kepada mantan istrinya, Melinda French Gates. Itu akibat kontak dengan "gadis-gadis Rusia" sebagai kejahatan besar dari Epstein.
Tak ayal, nama Gates tercatut dalam dokumen Epstein melalui email tahun 2013 tersebut. Ia dituduh memberikan antibiotik kepada Melinda secara diam-diam.
"Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan saat itu. Apakah dia mencoba menyerang saya dengan suatu cara?," tanya dia sambil keheranan.
Pionir revolusi komputer pribadi itu tak membantah dirinya pernah bersua dengan Epstein. Pertemuan itu pun terjadi beberapa kali sejak melakukan pertemuan awal pada 2011.
Ia juga mengaku pernah makan malam bersama Epstein. Namun demikian, Gates sama sekali tidak merasa pernah berkunjung ke pulau pribadi sebagai tempat kejahatan seksual Epstein.
Gates bahkan menepis pernah melakukan aktivitas yang berbau ilegal dengan Epstein. Walau begitu, ia menyesal bisa mengenali Epstein.
"Setiap menit yang saya habiskan bersamanya, saya sesali. Saya meminta maaf karena telah melakukannya," tegas dia.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494257/original/070078600_1770282429-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_15.54.20.jpeg)
