Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Teranyar usai PDB 2025 Tumbuh 5,11%

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA —  Sederet lembaga mengerek proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 setelah produk domestik bruto (PDB) mampu bertumbuh melampaui ekspektasi, khususnya pada kuartal IV/2025.

Salah satunya adalah DBS yang merevisi perkiraan pertumbuhan PDB RI periode 2026 menjadi 5,35%. Sebelumnya, DBS mengestimasikan ekonomi Indonesia bisa melaju sekitar 5,2% pada tahun ini.

“Kami merevisi sedikit naik menjadi 5,3% dari sebelumnya 5,2%, dengan asumsi pengeluaran fiskal tetap berjalan sesuai rencana, sentimen membaik setelah volatilitas pasar modal mereda, dan kondisi moneter tetap akomodatif,” ungkap Radhika Rao, ekonom senior DBS, dalam laporannya, Jumat (6/1/2026).

Dia mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi RI pada 2025 melampaui ekspektasi dengan laju triwulan terakhir menghadirkan ‘kejutan positif’.

“Pertumbuhan tahunan 2025 mencapai 5,1% YoY, sedikit lebih baik dari perkiraan kami sebesar 5,0%,” ungkapnya, 

Secara terpisah, OCBC meningkatkan perkiraan pertumbuhan PDB RI pada 2026 menjadi 5,0% dari 4,8%. Estimasi tersebut berada dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia untuk tahun ini yakni 4,9%–5,7%, kendati masih di bawah asumsi APBN 2026 yang menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% dan optimisme Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa yakni 6%. 

Baca Juga

  • Menilik Kans RI Kebut Pertumbuhan Ekonomi usai Laju PDB 2025 Lampaui Ekspektasi
  • Laju Pertumbuhan Ekonomi Bawa Katalis Positif ke Pasar Obligasi
  • Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tak Capai Target, Purbaya: Sinyal Pemulihan Sudah Terlihat

“Kami tidak seoptimis perkiraan resmi. Meskipun demikian, kami menaikkan perkiraan pertumbuhan PDB 2026 menjadi 5,0% dari 4,8% sebelumnya mengingat hasil 2025 yang lebih kuat dari perkiraan, pengeluaran rekonstruksi yang lebih tinggi untuk daerah yang terkena banjir khususnya Sumatera, dan dukungan fiskal reguler untuk rumah tangga serupa dengan tahun 2025,” jelas Lavanya Venkateswaran, senior ekonom untuk Asean di OCBC, Jumat (6/1/2026).

Dia memerinci, momentum pertumbuhan ekonomi RI masih tetap berada di persimpangan jalan yang krusial, terutama untuk prospek jangka menengah. Kebijakan fiskal dapat secara signifikan lebih mendukung tujuan pembangunan tetapi harus berhati-hati dalam mempertahankan batasan fiskal yang telah lama ada, termasuk batas defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. 

Dia menilai bahwa pergeseran kebijakan investasi dengan pembentukan Danantara kemungkinan perlu menunjukkan hasil nyata pada 2026 untuk meningkatkan kepercayaan investor dan bisnis. 

“Faktor-faktor domestik ini bertepatan dengan meningkatnya risiko eksternal karena pengembalian dari peningkatan ekspor ke AS kemungkinan akan menjadi lebih jelas pada kuartal kedua dan ketiga tahun 2026,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2025 sebesar 5,39% secara tahunan atau year-on-year (YoY) merupakan yang tertinggi pada periode tersebut pascapandemi Covid-19. 

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa produk domestik bruto (PDB) pada Oktober, November, dan Desember 2025 atas harga berlaku sebesar Rp6.147,2 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan Rp3.474,5 triliun. 

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tiga bulan terakhir tahun lalu mencapai 5,39% (YoY). Pertumbuhan pada kuartal IV/2025 itu merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama pascapandemi. 

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV 2025 sebesar 5,39% ini merupakan pertumbuhan tahunan triwulan IV tertinggi pascapandemi Covid-19," terangnya pada konferensi pers, Kamis (5/2/2026). 

Adapun sepanjang tahun lalu, PDB Indonesia berdasarkan harga berlaku sebesar Rp23.821,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp13.580,5 triliun. Dengan demikian secara kumulatif ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (YoY).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Video: Trump Kembali Warning Iran, Beri Sinyal Serangan Militer
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Megawati Usul PBB Segera Buat Hukum Internasional soal AI
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Bantah Pansos di Tengah Konflik Denada, Mantan Istri Ressa Ngaku Sudah Tenar dan Punya Banyak Job di Banyuwangi
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wamen Imipas sebut paspor RI bebas visa ke 88 negara suatu perjuangan
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.