jpnn.com, BATU - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyapa rekan-rekan ojek online (ojol) di Pos Ketan Legenda, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (5/2).
Kedatangan Kakorlantas bersama dengan Kasubdit WAL dan PJR Korlantas Polri Kombes Ruben V Takaendengan, Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Iwan Saktiadi, dan Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto disambut ramah oleh perwakilan driver ojol.
BACA JUGA: Mahfud MD: Polri Menjadi Institusi Tak Berdaya Ketika di Bawah Kementerian Hankam
"Saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa. Karena saya hadir di sini menyampaikan salam Bapak Kapolri kepada rekan-rekan, agar supaya ojol yang ada di Republik Indonesia khususnya di Jawa Timur dan khususnya di Batu selalu bersilaturahmi dan berkolaborasi dengan Polri," kata Kakorlantas.
Agus menyebut bahwa banyak usulan yang ia terima dari perwakilan ojol diantaranya mendirikan Warung Ojol atau Ojol Mart sebagai tempat berkumpul sambil menunggu orderan dari pelanggan.
BACA JUGA: Pesan Eyang Meri untuk Polri: Jadilah Polisi yang Baik
"Saya hadir di sini sudah biasa komunikasi dan bahkan ada beberapa usul tentang mungkin ada Ojol Kamtibmas, ada Warung Ojol apa bentuknya. Yang terpenting jaga keselamatan lalu lintas," tutur dia.
Salah satu perwakilan ojol, Arif Kurniawan mengaku bersyukur dapat bertemu dengan Kakorlantas dan perwakilan dari kepolisian setempat yang telah menerima rekanannya untuk bersilaturahmi dan menerima segala keluh kesahnya saat menjemput rejeki.
BACA JUGA: Pria Berpakaian Ojol Curi 2 Tabung Gas di Kedai Model Palembang
"Alhamdulillah kami kerja sama dengan Polres itu sudah lama, terus endingnya kemarin dengan acara Ojol itu ibaratnya apa ya jadi sahabat," ungkap Arif.
Selain Arif, Yadi Ardiansyah yang juga hadir dalam pertemuan bersama Kakorlantas itu mengeluhkan banyak pelajar di Kota Batu yang abai terhadap keselamatan berkendara, yang tidak mau memakai helm menuju sekolah.
"Kebanyakan anak sekolah itu enggak mau pakai helm, jadi nanti gimana kadang-kadang yang disalahin mesti driver. Jadi kami minta istilahnya ayo datangin ke sekolah-sekolah berikan sosialisasi atau apapun dengan dishub. Karena takutnya di jalan ya sekecil apapun harus diperhatikan," pungkas Yadi. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Gulung Kawanan Begal yang Kerap Beraksi Pakai Pohon Pisang di Garut
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan



