Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi janjikan pekerjaan ke ustaz Deni Firmansyah mendadak jadi perbincangan. Sosok ustaz Deni sendiri sebelumnya dikenal sebagai guru ngaji yang mengajar tanpa memungut biaya.
Gegara aksinya itu, ustaz Deni menjadi viral di media sosial. Namun di balik kebaikannya mengajar tanpa memungut biaya, ia ternyata hidup dalam kondisi pas-pasan.
Bahkan dalam video yang beredar, ustaz Deni sampai tidak makan dan terusir dari rumah kontrakannya karena tidak bisa membayar uang sewa. Dan siapa sangka, video viral itu sampai ke telinga gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Terbaru, sebelum Dedi Mulyadi janjikan pekerjaan ke ustaz Deni Firmansyah, ia sempat menemui sang ustaz. Yang ternyata ia undang ke kediaman Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Rabu (4/2/2025).
Pada kesempatan itu, Dedi mendengarkan langsung cerita dari ustaz Deni. Dimana sang ustaz mengakui saat video itu viral dirinya memang tak memiliki uang sama sekali, bahkan untuk membeli kebutuhan pokok.
"Karena memang waktu di hari itu saya nggak ada uang untuk beli beras, beli pangan buat makan. Jadi viralnya yang menjadi besar kayak saya itu nggak makan sehari-hari," ujar ustaz Deni dikutip Grid.ID dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (6/2/2026).
Tak berhenti sampai di situ, ustaz Deni rupanya sudah pernah mencoba membuka usaha makanan ringan basreng (baso goreng). Namun sayang, usahanya itu justru bangkrut dan malah menyisakan hutang puluhan juta.
Kendati demikian, ustaz Deni tetap konsisten mengajar anak-anak sebagai guru ngaji secara sukarela. Meski sesekali santri memberikan uang infak, ustaz Deni tetap ingin menggratiskan program mengajinya secara penuh di masa depan.
"Cuma sekarang saya mau program gratisin," imbuh ustaz Deni.
Lebih lanjut, meski kondisi perekonomiannya sulit, ustaz Deni enggan menceritakan kepada tetangga karena merasa sungkan dan enggan merepotkan orang lain.
"Tetangga baik. Berusaha ikhtiar dulu, gak ngomong dulu. Memang saya tertutup kalau urusan privasi," ujarnya.
Sontak saja, usai mendengar kisah ustaz Deni, Dedi Mulyadi janjikan pekerjaan ke ustaz. Yakni untuk menjadi tenaga kebersihan di lingkungan Gedung Sate, Kota Bandung.
Hal ini pun dipilih Dedi Mulyadi dengan mempertimbangkan keterampilan teknis di bidang pertukangan yang dimiliki ustaz Deni.
"Saya sudah bertemu, pak ustaznya mau umroh dulu. Terhitung 1 Maret 2026, nanti kerja sebagai tenaga kebersihan di lingkungan Gedung Sate," beber Dedi Mulyadi.
Dedi juga berharap pekerjaan yang ditawarkannya itu bisa membantu perekonomian sang ustaz agar bisa pulih. Dan tetap menjalankan profesi sebagai guru ngaji dengan penuh tanggung jawab.
"Nanti kan bantu-bantu pekerjaan di Gedung Sate ya. Bergaji tiap bulan. (Harus) Jujur dan kerjanya profesional," tandas Dedi Mulyadi. (*)
Artikel Asli




