Liputan6.com, Jakarta - Persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah dan kerap membutuhkan penanganan lintas wilayah.
Keterbatasan sarana, prasarana, serta sistem pengelolaan di satu daerah dapat berdampak pada wilayah lain, sehingga penting untuk memastikan penanganan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Advertisement
Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menawarkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Banten melalui dukungan sarana transportasi pengangkut sampah guna membantu penanganan di lapangan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa apabila kendala utama yang dihadapi berkaitan dengan keterbatasan armada pengangkut, Jakarta memiliki sarana transportasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pengangkutan sampah.
"Saya membayangkan kalau memang problemnya transportasi, tentunya Jakarta kan punya alat transportasi yang bisa digunakan," kata Pramono, melansir Antara, Kamis 5 Januari 2026.
Kerja sama antardaerah dinilai perlu dalam penanganan persoalan sampah yang tidak dapat ditangani oleh satu daerah secara mandiri. Melalui kolaborasi tersebut, proses penanganan diharapkan lebih efektif serta dapat meringankan beban masing-masing pemerintah daerah.
Meski demikian, penetapan lokasi serta pengelolaan tempat pembuangan sampah tetap menjadi keputusan dan kewenangan Pemprov Banten. Pemprov DKI Jakarta, hanya memberikan dukungan pada aspek tertentu tanpa masuk ke ranah kebijakan dan kewenangan daerah setempat.




