Jakarta, VIVA - Pergantian logo dan slogan global DFSK di Indonesia kali ini membawa pesan yang lebih dalam dari sekadar pembaruan identitas merek. Lewat slogan baru “Drives for Better”, pabrikan di bawah PT Sokonindo Automobile itu menegaskan arah bisnis jangka panjangnya, dengan menempatkan Indonesia sebagai fondasi penting strategi regional di Asia Tenggara.
Hal ini dikatakan Franz Wang, Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile. Menurutnya, investasi DFSK di Indonesia sejak awal memang dirancang sebagai langkah jangka panjang, bukan keputusan taktis mengikuti tren pasar.
“Keputusan untuk terus berinvestasi di Indonesia merupakan bagian dari strategi jangka panjang DFSK. Pembaruan identitas global ini memperkuat posisi Indonesia sebagai fondasi penting bagi pengembangan bisnis dan strategi regional DFSK di Asia Tenggara,” ujar Franz Wang di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sejak hadir di Indonesia, DFSK membangun fasilitas produksi dengan tingkat otomatisasi tinggi, menyiapkan gudang suku cadang, serta melakukan reinvestasi untuk mendukung pengembangan kendaraan energi baru. Indonesia juga berperan sebagai basis produksi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga ekspor.
Arah tersebut terlihat dari pengembangan kendaraan listrik yang sudah dilakukan DFSK melalui Gelora E. Model ini diproduksi lokal dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 44 persen dan dikenal sebagai salah satu kendaraan niaga listrik ringan pertama yang dipasarkan di Indonesia.
Gelora E hadir dalam varian Blind Van dan Minibus dengan pilihan baterai 38 kWh dan 42 kWh. Jarak tempuhnya diklaim hingga 300 km berdasarkan pengujian NEDC. Model ini dipasarkan mulai Rp 248 juta on the road Jakarta, disertai garansi baterai lima tahun atau 200.000 km.
Di segmen kendaraan listrik penumpang, DFSK menghadirkan Seres E1 yang ditujukan untuk mobilitas perkotaan. Mobil kompak ini tersedia dalam dua tipe dengan kapasitas baterai 13,8 kWh dan 16,8 kWh, serta jarak tempuh hingga 220 km. Seres E1 dipasarkan mulai Rp 189 juta OTR Jakarta dengan garansi baterai delapan tahun.
Kehadiran dua model listrik tersebut ditampilkan DFSK dalam ajang IIMS 2026, bersamaan dengan lini kendaraan niaga konvensional seperti Super Cab yang dibanderol mulai Rp 158,5 juta OTR Jakarta.




