Kementerian, TNI, dan Polri Kompak Bahas Penguatan Moderasi Beragama, Ini Hasilnya

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sejumlah kementerian dan lembaga negara berkumpul membahas penguatan moderasi beragama di Jakarta.

Hadir juga utusan dari Kepolisian RI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

BACA JUGA:Bukan Sekadar Belanja, Rekomendasi Toko Ritel Interaktif di Semarang yang Bikin Betah

BACA JUGA:Bukan Sekadar Belanja, Rekomendasi Toko Ritel Interaktif di Semarang yang Bikin Betah

Pertemuan ini diinisiasi Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama dalam bentuk Rapat Koordinasi Sekretariat Bersama (Sekber) Moderasi Beragama. 

Tujuanya, menyatukan arah kebijakan, ukuran capaian, dan program bersama penguatan moderasi beragama pada 2026.

Sekretariat Bersama (Sekber) Moderasi Beragama dirilis pada Oktober 2024. Pembentkan Sekber ini merupakan amanat Pasal 9 Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. Saat itu, dirilis juga Aplikasi Pemantauan Implementasi Moderasi Beragama (API-MB).

Rakor ini dibuka Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, mewakili Menteri Agama Nasaruddin Umar. Kamaruddin Amin menegaskan, fondasi penguatan moderasi beragama bertumpu pada dialog lintas iman dan pendalaman ajaran agama yang mengajarkan kedamaian serta ketenteraman.

Menurut Sekjen, Indonesia merupakan salah satu negara paling religius di dunia dalam praktik keberagamaan. Kondisi ini, lanjutnya, menjadi modal penting untuk diarahkan ke sesuatu yang lebih substantif, yakni pengejawantahan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari yang berdampak sosial.

BACA JUGA:IIMS 2026: Benneli Indonesia Luncurkan Moge Harga Terjangkau, Morbidelli T502X dan Benda LFC 700 Pro

“Narasi dan semangat untuk memperdalam serta menerapkan ajaran agama dalam praktik kehidupan bermasyarakat, perlu terus disuarakan. Ini diperlukan agar terbentuk kesadaran kolektif dalam membangun Indonesia yang rukun dan damai di tengah perbedaan,” jelasnya.

“Tantangan kita adalah bagaimana menyampaikan pesan kebangsaan ini, bagaimana agar keberagamaan Indonesia itu memiliki pemahaman seperti ini. Tugas Kementerian Agama dan Sekretariat Bersama adalah memastikan pesan beragama seperti ini dapat tersampaikan dengan baik,” sambungnya.

Kementerian Agama, lanjut Kamaruddin Amin, saat ini tengah mengembangkan sejumlah program strategis, misalnya: Ekoteologi, Kurikulum Berbasis Cinta, serta pemberdayaan ekonomi umat. Program ini, menurutnya sangat relevan dengan semangat penguatan moderasi beragama. 

“Kemenag akan terus menjalankan program-program terbaik yang mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat, khususnya dalam isu-isu keberagamaan di Indonesia,” tandasnya.

Kepala BMBPSDM Muhammad Ali Ramdhani menegaskan penguatan moderasi beragama merupakan kebijakan strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan aktif lintas K/L, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Pacitan: Dirasakan Hingga Yogya-Magelang
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Getaran Gempa Magnitudo 6,4 Pacitan Rusak Rumah Warga, Atap Ambrol hingga Tembok Retak
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Jenis Celana yang Cocok untuk Pemilik Paha Besar agar Terlihat Ramping
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dean James main satu babak ketika Go Ahead Eagles takluk dari Telstar
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Perkenalkan Ini Dia Kenta Kon CEO Toyota Terbaru, Punya Visi Hadapi Persaingan Ketat dengan BYD
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.