Sekjen DPD RI Ingatkan Pejabat Baru soal Disiplin, Data, dan Pelayanan

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal menegaskan pentingnya penerapan sistem merit, kompetisi sehat, dan peningkatan kinerja dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI.

Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada acara pelantikan pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional di lingkungan DPD RI.

Baca Juga :
Baru 35,52 Persen Pejabat Publik Laporkan LHKPN 2025
KPK: Baru 35,52 Persen Penyelenggara Negara yang Lapor LHKPN 2025

Iqbal mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama dan fungsional yang baru dilantik. Iqbal menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan negara harus dijawab dengan profesionalisme dan tanggung jawab.

“Pertama-tama dan terutama, saya mengucapkan selamat kepada pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional yang telah dilantik dan diambil sumpah pada hari ini,” ujar Iqbal di Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat 6 Februari 2026.

Iqbal mengingatkan bahwa manajemen aparatur sipil negara harus dijalankan berdasarkan sistem merit sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Menurutnya, pengisian jabatan tidak boleh didasarkan pada like and dislike, tetapi pada kompetensi dan kinerja yang terukur.

“Penempatan sosok yang tepat di posisi yang tepat bukan berdasarkan intuisi atau kedekatan, melainkan hasil pengukuran potensi secara objektif,” kata dia.

Iqbal menegaskan bahwa seluruh pejabat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang selama menunjukkan kinerja terbaik. Dia bahkan menyatakan tidak segan melakukan evaluasi jika dalam waktu tertentu tidak terlihat profesionalisme.

“Kalau tiga bulan tidak menunjukkan profesionalisme, tentu akan dievaluasi. Tetapi saya yakin semua yang dilantik hari ini sudah melalui proses yang objektif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Iqbal juga menekankan pentingnya budaya kerja berbasis data dan kinerja berkelanjutan. Iqbal mengutip prinsip manajemen bahwa apa yang diukur akan dikelola.

What gets measured gets managed. Karena itu, kita harus membiasakan diri bekerja dengan data, bukan sekadar persepsi,” ucapnya.

Selain menyoroti aspek kinerja, Iqbal mengingatkan pentingnya kerja sama dan etika dalam organisasi. Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup tanpa kemampuan bekerja dalam tim. “Organisasi tidak hanya butuh orang pintar, tetapi orang yang bisa bekerja sama, menghargai orang lain, dan menjaga kepercayaan,” katanya.

Baca Juga :
Selain Dirjen, Purbaya Bakal Rombak Semua Jajaran Bea Cukai Mulai Besok
Bakal Dipantau, Purbaya Akui Punya Akses ke Rekening Seluruh Pejabat Kemenkeu
Purbaya Rombak Pejabat Pajak Kanwil Jakarta Utara Imbas OTT KPK

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas PRR Resmikan 1.300 Huntara di Sumatera, Percepat Relokasi Pengungsi Pascabencana
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
KPK: Oknum Bea Cukai Terima Jatah Rp7 Miliar per Bulan untuk Loloskan Impor Barang KW
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Gaji Hakim Ad Hoc Naik, Istana Umumkan Perpres Sudah Ditandatangani Prabowo
• 10 jam laludisway.id
thumb
[FULL] Terungkap! Awal Mula Kasus Pria Racuni Ibu, Kakak, dan Adiknya di Jakarta Utara
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Bukan Sekadar Liburan, Urban Traveling Bentuk Pola Mobilitas Baru Generasi Muda
• 16 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.