REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Sejumlah anak disabilitas mengikuti ekstrakurikuler melukis dengan metode tiup di Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali, Denpasar, Bali, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan terapi seni tersebut diikuti belasan anak disabilitas dan sudah menghasilkan ratusan karya lukisan tiup yang banyak diminati warga negara asing (WNA) dengan harga jual dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah per unit.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement


