Gerindra Masih Kaji di Internal Terkait Ambang Batas Parlemen

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad berbicara terkait parliamentary threshold atau ambang batas DPR yang ramai dibicarakan. Dasco mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan simulasi parliamentary threshold.

"Ya kalau dalam internal Gerindra kami baru kemudian awal mengadakan simulasi-simulasi internal," kata Dasco usai perayaan HUT ke-18 Gerindra di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Dasco mengatakan simulasi tersebut belum bersifat final. Dia mengatakan saat ini, pihaknya belum bisa mengungkap terkait parliamentary threshold yang diusulkan Gerindra.

Baca juga: Gerindra Minta Maaf Atribut Partai di Jalanan Bikin Ganggu, Segera Dicabut

"Tetapi kemudian hal itu baru bersifat simulasi dan belum final, sehingga kemudian kita belum dapat menyampaikan ke publik mengenai hal-hal yang dilakukan dalam simulasi tersebut," tuturnya.

Sebelumnya, Waketum PAN Eddy Soeparno mengusulkan untuk menghapus ambang batas parlemen. PAN menilai ketentuan ambang batas selama ini menyebabkan jutaan suara pemilih tak terwakili di DPR.

"Kita termasuk di antara partai yang dari dulu memang menginginkan adanya penghapusan ambang batas, baik itu pilpres maupun untuk pemilihan legislatif," kata Eddy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/1).

Baca juga: Pesan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Kader Mawas Diri dan Jaga Uang Rakyat

"Karena kita melihat dengan adanya ambang batas ini ada jutaan pemilih yang kemudian tidak bisa ditampung aspirasinya di DPR karena partainya tidak lolos, dan itu jumlahnya tidak kecil, belasan juta," sambung dia.




(amw/ygs)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
173 Ayam Bangkok dan 20 Kambing Pigmy Ilegal Asal Thailand Dimusnahkan di Deli Serdang
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Hari Ini, Cuaca Banyumas Didominasi Berawan dan Hujan
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Zulhas Percepat Proyek PSEL di Lima Kota, Siapkan Teknologi Skala Kecil untuk Desa dan Kecamatan
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Kementerian ESDM Tegaskan Data RKAB Batu Bara yang Beredar adalah Hoaks, Persetujuan Masih Diproses
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.