Aksi Kejar-Kejaran OTT KPK di Kasus Sengketa Lahan PN Depok, Begini Kronologinya

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat momen penyerahan uang dalam kasus dugaan penerimaan hadian atau janji pengurusan sengketa lahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Aksi kejar-kejaran pun tidak terhindarkan dalam OTT KPK itu.

Awalnya, KPK mendapatkan informasi penyerahan uang dilakukan pada pukul 04.00 subuh hari pada Kamis, 5 Februari 2026. Namun, sampai pagi tiba penyerahan uang belum juga dilakukan.

Advertisement

BACA JUGA: KPK Sebut Wakil Kepala PN Depok juga Terima Gratifikasi Rp 2,5 Miliar

"Dan pada siang hari, sekitar pukul 13.39, tim juga memantau pergerakan saudara ALF yang merupakan staf keuangan dari PT KD (Karabha Digdaya), mengambil uang senilai Rp 850 juta sesuai dengan kesepakatan dari pihak PT KD dengan pihak PN ya, yang itu juga dinego dari semula harga atau senilai Rp 1 miliar menjadi Rp 850 juta," jelas Jubir KPK Budi Prasetyo dalam jumpa pers, Jumat (6/2/2026).

Kemudian, tim KPK memantau pergerakan dari Trisnadi Yulrisman (TRI) selaku Direktur Utama PT Karabha Digdaya yang juga sudah tiba di kantor. Pergerakan beberapa pihak juga masuk radar penyidik, baik di PT Karabha Digdaya dan juga PN Depok.

"Pada pukul 14.36, saudara BUN juga sudah bersiap untuk melakukan rencana pertemuan nantinya dengan pihak PN. Dan juga saudara AND yang nanti akan membawa uang senilai Rp 850 juta dari pencairan yang dilakukan oleh saudara ALF ya, di salah satu bank di Cibinong," kata dia.

Di mobil lain, ada Berliana Tri Kusuma (BER) selaku selaku Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya dan GUN yang juga bersiap, sehingga ada dua mobil dari pihak PT Karabha Digdaya dan satu mobil yang terpantau keluar dari kantor PN Depok. Diketahui, ketiga mobil tersebut terpantau berada di lokasi yang sama, yaitu di Emerald Golf Tapos.

"Jadi ini tim memantau pergerakan tiga mobil, kemudian terjadi pertemuan dan sekitar pukul 19.00 terjadi penyerahan uang." tutur Budi.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Undang PM Australia Hadiri Ocean Impact Summit 2026 di Bali
• 18 jam laludisway.id
thumb
[FULL] Pengamat Sepakbola Firzie Idris Baca Peluang Juara Timnas Futsal Indonesia vs Iran
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Dijuluki Justin Bieber India, Suraj Chavan Sukses di Media Sosial dan Layar Kaca
• 13 jam lalugenpi.co
thumb
Polda Riau Kejar Pemburu Liar yang Tembak dan Penggal Kepala Gajah Sumatera
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Langgar Perjanjian, DSDABM Putus Sewa Ruang di Atas Saluran Sungai Keputih Surabaya
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.