JAKARTA, KOMPAS.TV — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng platform desain digital Canva untuk menyediakan 8.000 akun Canva Pro gratis bagi talenta kreatif dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat keterampilan desain, meningkatkan literasi digital, serta mendorong daya saing ekonomi kreatif nasional di tengah persaingan bisnis yang semakin berbasis visual.
Kolaborasi tersebut diumumkan dalam kegiatan Canva Hangout feat Komdigi: Bikin Ide Digital Makin Nyata di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: Komdigi Bakal Terbitkan 13 Seri Prangko 2026, Mulai dari Presiden hingga Wayang
Pemerintah menilai akses terhadap alat produksi digital kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi pelaku usaha yang mengandalkan promosi daring untuk menjangkau konsumen.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid mengapresiasi kerja sama tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi dengan Canva tidak berhenti pada tahap awal.
Ke depan, pemerintah berencana memperluas jangkauan program agar semakin banyak individu maupun komunitas kreatif dapat merasakan manfaatnya.
“Saya ucapkan selamat atas kerja sama yang kita laksanakan hari ini, ini baru langkah pertama, ke depan akan terus diperluas agar semakin banyak individu dan komunitas yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya,” ujar Meutya dalam siaran pers, Jumat (6/2/2026).
Pemerintah melihat sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang pertumbuhan nasional.
Meutya memaparkan, sektor ini menyumbang sekitar 7–8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara kurang lebih Rp1.600 triliun per tahun, sekaligus menyerap lebih dari 50 juta tenaga kerja.
Angka tersebut menunjukkan industri berbasis kreativitas tidak lagi berada di pinggiran ekonomi, melainkan telah menjadi arus utama yang membuka lapangan kerja sekaligus mendorong inovasi.
Baca Juga: Wamenkomdigi Nezar Ingatkan Risiko Serangan Siber di Era AI: Tidak Selalu Butuh Klik
Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital Indonesia juga menunjukkan tren meningkat.
Nilainya tercatat mencapai sekitar USD 90 miliar pada 2024 dan diproyeksikan melonjak hingga USD 360 miliar pada 2030.
Dengan pertumbuhan itu, Indonesia dipandang berpotensi mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama ekonomi digital di Asia Tenggara.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Canva Pro gratis
- Komdigi Canva
- akun Canva gratis
- bantuan UMKM digital
- ekonomi kreatif Indonesia
- program Komdigi




