Potret Malapetaka Menghantam Negeri, Sapi-Kambing Mati Bergelimpangan

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
1/6

Bangkai sapi yang mati akibat kekeringan, diperparah gagalnya musim hujan, tampak berserakan di permukiman desa dekat Magadi, di sepanjang perbatasan Kenya-Tanzania, Kabupaten Kajiado, Kenya, Kamis (5/2/2026). Puluhan sapi dan kambing ditemukan tergeletak di sekitar rumah Maria Katanga, menjadi gambaran nyata dampak kekeringan yang kian parah dan menghantui komunitas penggembala di wilayah tersebut. (REUTERS/Thomas Mukoya)

2/6

Katanga, penggembala Maasai berusia 24 tahun, mengatakan musim kemarau telah memusnahkan lebih dari 100 ekor sapi dan 300 ekor kambing sejak Agustus. Kondisi tersebut membuat ternak yang tersisa semakin lemah hingga tidak lagi mampu menghasilkan susu untuk kebutuhan keluarga. (REUTERS/Thomas Mukoya)

3/6

Kenya sebelumnya pernah dilanda kekeringan besar, termasuk pada 2022 ketika kegagalan hujan bersejarah menewaskan jutaan ternak dan mendorong keluarga penggembala di wilayah utara serta timur laut mengalami kelaparan akut. Namun kini, akibat guncangan iklim yang semakin sering terjadi, dampak kekeringan mulai menyebar ke daerah yang selama ini lebih tahan, termasuk Kajiado. (REUTERS/Thomas Mukoya)

4/6

Selain menewaskan ternak, kekeringan juga menyebabkan nilai jual hewan ternak merosot tajam. Anak tiri Katanga, Emmanuel Loshipae (19), mengatakan keluarganya terpaksa menjual ternak dengan harga jauh lebih rendah. (REUTERS/Thomas Mukoya)

5/6

“Seekor sapi yang sebelumnya dijual 60.000 hingga 70.000 shilling sebelum kekeringan, sekarang hanya 5.000 shilling. Kami menjual hanya untuk membeli pakan,” katanya. (REUTERS/Thomas Mukoya)

6/6

Administrator lokal Lemaiyan Samuel Kureko mengatakan para penggembala kini harus menempuh jarak lebih jauh demi mencari padang rumput dan air, bahkan beberapa di antaranya menyeberang hingga ke Tanzania. Otoritas Manajemen Kekeringan Nasional Kenya juga memperingatkan bahwa kekeringan berulang meningkatkan persaingan sumber daya yang menipis serta memperbesar risiko konflik. (REUTERS/Thomas Mukoya)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tantang Dominasi Nvidia, Intel Bakal Produksi GPU
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Bamsoet Puji Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra
• 1 jam laludetik.com
thumb
Asri Welas Rasakan Pahitnya jadi Ibu Korban Love Scamming di Film Balas Budi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Lanal Tarempa Gelar Aksi Bersih Pantai dan Laut dalam Rangka Bhakti TNI AL 2026
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Detik-Detik KPK OTT Hakim PN Depok, Pengintaian hingga Kejar-kejaran
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.