Ketua MA soal Ketua-Waka PN Depok Tersangka Suap: Tidak Ada Belas Kasihan

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto, angkat bicara soal Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Bambang Setyawan, yang dijerat sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap terkait perkara sengketa lahan.

Sunarto menegaskan tak ada belas kasih bagi mereka. Menurutnya, ini perlu dilakukan untuk menjaga muruah lembaga peradilan.

"Pilihannya cuma dua: berhenti atau dipenjara. sekali lagi saya tekankan, tidak ada belas kasihan sedikit pun. Kita matikan nurani kita demi menjaga muruah keluarga kita," kata Sunarto dalam video yang dibagikannya, Sabtu (7/2).

Sunarto menambahkan, MA juga tidak akan memberikan bantuan hukum bagi mereka.

"Mahkamah Agung tidak boleh memberikan bantuan advokasi karena yang bersangkutan telah mencederai lembaga Mahkamah Agung," tegasnya.

Kasus Suap Hakim di Depok

Adapun kasus dugaan suap ini diungkap KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (5/2). Wayan dan Bambang dijerat tersangka bersama 3 orang lainnya, yakni:

Perkara bermula saat PT KD memenangkan perkara sengketa lahan dengan masyarakat di Pengadilan Negeri Depok. Setelah putusan inkrah, PT KD ingin agar lahan itu segera dilakukan eksekusi. Permohonan eksekusi pun dikirimkan ke PN Depok.

Mendapat permohonan eksekusi, Wayan dan Bambang lalu memerintahkan Yohansyah untuk membuat kesepakatan dengan PT KD terkait permintaan uang. Wayan dan Bambang melalui Yohansyah meminta fee sebesar Rp 1 miliar untuk eksekusi.

Namun, PT KD tak menyanggupinya, tarif akhirnya disepakati sebesar Rp 850 juta. Saat penyerahan uang dilakukan, KPK langsung menggelar OTT.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 605 huruf a dan/atau Pasal 606 angka (1) KUHP.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK: Duit Suap Sengketa Lahan Diserahkan di Arena Golf
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Sebut Armuji Diperiksa sebagai Saksi Kasus Bimtek DPRD Surabaya
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Eks Dubes Inggris untuk AS Diselidiki terkait Epstein, Rumahnya Digeledah
• 2 jam laludetik.com
thumb
BP Tapera Salurkan Pembiayaan Rumah Subsidi Rp185,87 Triliun hingga Awal 2026
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Gagal Petik Kemenangan Pertama di Proliga 2026, Marcos Sugiyama beberkan Penyebab Medan Falcons Kalah dari Jakarta Livin Mandiri
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.