Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (6/2) mengatakan pemerintahannya akan menggelar pembicaraan lanjutan soal Iran pada awal pekan depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump beberapa jam setelah mengadakan pembicaraan tidak langsung yang sangat baik dengan Iran di Oman di tengah ketegangan yang tinggi.
"Kami juga telah melakukan pembicaraan yang sangat baik soal Iran," tutur Trump kepada para wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan ke klub pribadinya, Mar-a-Lago, di Florida untuk akhir pekan.
"Kami harus melihat seperti apa kesepakatan itu. Namun, menurut saya Iran tampaknya sangat ingin mencapai kesepakatan. Kami akan bertemu lagi awal pekan depan, katanya.
Sementara itu, Trump memperingatkan jika Iran gagal mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya, konsekuensinya sangat berat.
"Kami memiliki armada besar, dan kami memiliki armada besar yang sedang menuju ke arah sana, akan segera sampai. Jadi kita lihat saja bagaimana hasilnya," imbuh Trump.
Utusan khusus presiden AS Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, serta Komandan Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper turut bergabung dalam pembicaraan soal Iran di Oman pada Jumat, menurut laporan media setempat.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump beberapa jam setelah mengadakan pembicaraan tidak langsung yang sangat baik dengan Iran di Oman di tengah ketegangan yang tinggi.
"Kami juga telah melakukan pembicaraan yang sangat baik soal Iran," tutur Trump kepada para wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan ke klub pribadinya, Mar-a-Lago, di Florida untuk akhir pekan.
"Kami harus melihat seperti apa kesepakatan itu. Namun, menurut saya Iran tampaknya sangat ingin mencapai kesepakatan. Kami akan bertemu lagi awal pekan depan, katanya.
Sementara itu, Trump memperingatkan jika Iran gagal mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya, konsekuensinya sangat berat.
"Kami memiliki armada besar, dan kami memiliki armada besar yang sedang menuju ke arah sana, akan segera sampai. Jadi kita lihat saja bagaimana hasilnya," imbuh Trump.
Utusan khusus presiden AS Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, serta Komandan Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper turut bergabung dalam pembicaraan soal Iran di Oman pada Jumat, menurut laporan media setempat.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5134493/original/097002400_1739616100-31083843-2e0d-4503-a4a1-38f2ba53a810.jpg)

