Lebih dari 2.000 Warga Binaan High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Pekan Ini 241 Napi Dikirim

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

CILACAP, DISWAY.ID -- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus melakukan penataan besar-besaran di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). 

Hingga saat ini, sebanyak 2.189 warga binaan kategori high risk telah dipindahkan ke Nusakambangan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi mengatakan kebijakan ini merupakan komitmen serius pemerintah dalam mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba.

BACA JUGA:4 Balita Korban Perdagangan Anak Diselamatkan, Polda Metro Jaya: Jual Beli Lintas Daerah

BACA JUGA:Cek Prediksi Final Piala Futsal Asia 2026, Indonesia vs Iran Bakal Tersaji Panas

"Zero narkoba adalah harga mati seperti yang disampaikan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Jajaran pemasyarakatan wajib menjadikannya pedoman. Pemindahan warga binaan high risk ke Nusakambangan adalah langkah strategis untuk mewujudkannya," katanya kepada awak media, Sabtu 7 Februari 2026.

Dijelaskannya, penempatan warga binaan berisiko tinggi di Lapas Super Maximum Security dan Maximum Security Nusakambangan tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga pembinaan.

"Kami menargetkan dua tujuan. Pertama, agar lapas dan rutan asal benar-benar bersih dari narkoba, handphone, dan gangguan kamtib. Kedua, agar warga binaan yang dipindahkan mengalami perubahan perilaku yang lebih baik karena mendapat pola pembinaan dan pengamanan yang tepat," jelasnya.

Diungkapkannya, setelah enam bulan akan dilakukan asesmen untuk menilai perubahan perilaku para warga binaan, termasuk kemungkinan dipindahkan ke tingkat pengamanan yang lebih rendah.

BACA JUGA:BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari, Dorong Kesadaran Lingkungan Pesisir Bali

BACA JUGA:Kirim 300 Ton Sampah ke PSEL Cilowong, Cilegon Butuh 25 Dump Truk Tambahan

Dalam sepekan terakhir, Ditjenpas kembali melakukan pemindahan besar-besaran dari wilayah Jawa Tengah dan Jakarta.

Di Jawa Tengah, pemindahan dilakukan dengan rincian:

Sementara dari wilayah Jakarta, pemindahan dilakukan pada Jumat malam, 6 Februari 2026, dengan total 200 warga binaan, terdiri dari:

BACA JUGA:Hari Tumpek Uye: Bimas Hindu Kemenag Tanam 14.580 Pohon dan Lepas Ribuan Burung

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Khofifah Ajak Masyarakat Teladani Akhlakul Karimah Sunan Ampel pada Haul Ke-549
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Tohpati hingga Iwa K Akan Meriahkan Variety Show Vintage Sounds
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
• 22 jam lalusuara.com
thumb
ESG Jadi DNA Bisnis Mitratel, dari Menara Hingga Tata Kelola
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menhut Dorong Kolaborasi Rehabilitasi Mangrove di Kalimantan Utara
• 21 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.