Media Vietnam Sindir Sumardji yang Dapat Sanksi dari FIFA: Hukuman Terberat

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Indonesia setelah Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi kepada mantan manajer Timnas Indonesia, Sumardji.

Hukuman tersebut merupakan buntut dari insiden panas yang terjadi seusai laga Indonesia melawan Irak dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung pada 11 Oktober tahun lalu berakhir dengan kekalahan 0-1 bagi skuad Garuda.

Namun, sorotan justru tertuju pada kericuhan di tepi lapangan setelah peluit panjang berbunyi.

Sumardji disebut terlibat dalam insiden tersebut hingga mendapat kartu merah dari wasit Ma Ning. 

Tidak berhenti sampai di situ, proses disiplin pun berlanjut hingga ke level federasi internasional.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, FIFA menyatakan adanya tindakan agresif terhadap perangkat pertandingan.

Dalam laporan resminya, Komite Disiplin FIFA menjelaskan:

"Dalam konteks ini, Komite mengamati dari bukti yang telah disebutkan di atas bahwa setelah pertandingan, Tergugat (Sumardji) menyerang wasit, dengan menerjangnya dari belakang dan mendorongnya secara agresif dan kasar hingga terlentang," tulis laporan Komite Disiplin FIFA

"Sebelum dipisahkan oleh pemain yang mencegah, Tergugat melanjutkan serangannya terhadap wasit. Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, wasit segera menunjukkan kartu merah kepada Tergugat."

"Tergugat dikenai hukuman skorsing selama dua puluh (20) pertandingan," sambungnya.

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan larangan mendampingi tim nasional selama 20 pertandingan internasional serta denda sebesar 15.000 Swiss Franc atau sekitar Rp324 juta.

Menurut laporan lanjutan, sanksi tersebut bahkan meningkat dari rencana awal. FIFA awalnya mempertimbangkan hukuman 15 laga, tetapi setelah proses banding dan peninjauan ulang bukti, larangan diperpanjang menjadi 20 pertandingan pada November 2025.

Sumardji sendiri kemudian menyampaikan bahwa larangan itu berkaitan dengan kehadiran di area teknis, sementara ia masih diperbolehkan menyaksikan pertandingan dari tribun.

Kasus ini tak hanya mendapat perhatian di dalam negeri.

Media Vietnam, Soha, turut menyoroti keputusan FIFA tersebut dan menilainya sebagai kejadian yang jarang terjadi di kawasan Asia Tenggara.

"FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 20 pertandingan kepada bos sepak bola Indonesia karena mendorong wasit, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya."


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Taruna Akpol Selamatkan Bocah Hanyut di Aceh Tamiang Dapat Penghargaan
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Terungkapnya Kasus Penjualan Anak ke Suku Anak Dalam
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Link Live Streaming Manchester United Vs Tottenham, Malam Ini Jam 19.30 WIB
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Hypefast Gelar Hybrid Race Hystoric, Ribuan Atlet Muda Ramaikan Pos Bloc Jakarta
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Viral di Media Sosial: Kenalan dengan Corla Idol, Lomba Nyanyi Live Seru
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.